Sokong Logistik IKN, Pemkab PPU Sulap Pelabuhan Benuo Taka Jadi Dermaga Feri
Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tancap gas membenahi Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung. Bukan tanpa alasan, pelabuhan ini diproyeksikan menjadi hub pengumpan strategis guna melayani kebutuhan logistik dan transportasi menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu terobosan besar yang disiapkan adalah pembukaan jalur kapal feri guna memperlancar mobilitas orang dan barang.
Perluasan Lahan Dua Kali Lipat
Keseriusan Pemkab PPU terlihat dari masifnya pengembangan area pelabuhan. Saat ini, lahan sisi darat seluas 40 hektare telah dibebaskan. Tak hanya itu, panjang garis pantai yang disiapkan untuk dermaga kini mencapai 800 meter, naik dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya 400 meter.
“Tahap perencanaan ke depan, kami juga berencana membuka jalur kapal feri di sini,” ungkap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda PPU, Hadi Saputro, Rabu (22/4).
Spesialisasi Kapal Feri dan Tongkang
Meski areanya luas, pelabuhan ini memiliki karakteristik teknis tertentu. Dengan kedalaman laut berkisar antara 7 hingga 14 meter, Benuo Taka dinilai lebih ideal untuk operasional kapal feri dan tongkang ketimbang pelabuhan peti kemas raksasa.
“Kedalaman tersebut tidak memungkinkan untuk pelabuhan peti kemas, jadi jenis kapal yang bisa bersandar lebih kepada kapal feri dan tongkang atau ponton,” jelas Hadi.
Transformasi dari Tambang ke Logistik IKN
Sejak beroperasi pada 2017, Pelabuhan Benuo Taka selama ini identik dengan aktivitas bongkar muat batu bara dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Kini, wajah pelabuhan tersebut akan berubah total menjadi fasilitas publik yang lebih dinamis.
Ke depannya, Benuo Taka akan mengemban tugas sebagai pelabuhan pengumpan yang melayani tiga wilayah sekaligus:
- Kabupaten Penajam Paser Utara
- Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)
- Kabupaten Kutai Barat
Dengan transformasi ini, aktivitas pengiriman material pembangunan IKN hingga distribusi logistik masyarakat umum diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efisien lewat gerbang Benuo Taka. (ant/one)