Subscribe

Gak Cuma Konser Musik, Maratua Jazz 2026 Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Kelestarian Laut Berau

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) kembali bersiap menggelar event tahunan bergengsi, Maratua Jazz 2026. Dijadwalkan live pada Juni atau Juli ini, festival jazz di pulau terluar Kaltim tersebut dirancang bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus media edukasi kelestarian bahari.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Saridewi, menegaskan bahwa Maratua Jazz punya konsep yang jauh lebih mendalam dibanding konser musik konvensional karena mengintegrasikan empat pilar utama secara komprehensif.

“Alunan musik jazz berkelas dunia dipastikan akan berpadu sempurna dengan latar belakang lanskap ekowisata bahari yang menakjubkan,” ujar Ririn di Samarinda, Sabtu (13/6).

Paduan 4 Pilar Utama Maratua Jazz 2026

Festival ini bakal menyuguhkan pengalaman unik bagi para musisi dan wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan alam lewat empat konsep:

  • Konservasi: Menekankan urgensi menjaga ekosistem dan kelestarian laut Maratua yang eksotis.
  • Komunitas & Budaya: Melibatkan kearifan lokal serta masyarakat setempat di setiap lini acara.
  • Gastronomi: Menyajikan kekayaan kuliner dan cita rasa autentik khas pesisir kepada pengunjung.
  • Konser & Selam: Mengawinkan harmoni musik jazz internasional dengan petualangan bawah laut yang memukau.

Bidik Pasar Luas, Gak Gentar Sentimen Global

Meski dinamika ekonomi global lagi fluktuatif—termasuk pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS—Dispar Kaltim tetap memasang target tinggi untuk angka kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Ririn optimistis, daya tarik magis Pulau Maratua dipadukan dengan kemasan acara yang kreatif bakal jadi magnet kuat bagi para pelancong. Namun, ia mengingatkan agar panitia tidak melupakan satu aspek krusial, yaitu pelayanan.

“Panitia dan penyelenggara harus mengemas promosi festival jazz ini sebaik mungkin dan menerapkan hospitality pariwisata yang prima kepada pengunjung. Dengan pendekatan ini, diharapkan segmentasi pasar akan naik,” jelas Ririn.

Lewat pelayanan yang jempolan, Dispar Kaltim berharap event ini bisa mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat lokal secara instan sekaligus menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan bagi Kabupaten Berau. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *