Aklamasi! Bambang Soepriyadi Resmi Pimpin Demokrat Kaltim, AHY Langsung Instuksikan Kader Rapatkan Barisan Menuju 2029
Samarinda, nusaetamnes.com : Estafet kepemimpinan DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur resmi berganti. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI yang digelar di Hotel Mercure, Samarinda, Jumat (12/6) malam, Bambang Soepriyadi sukses terpilih secara aklamasi untuk menakhodai partai berlambang mercy ini selama lima tahun ke depan (periode 2026-2031).
Musda yang berjalan kondusif ini juga dipantau langsung secara daring oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam arahannya, AHY ngasih pesan saklek ke seluruh kader buat ngejaga soliditas internal sebagai modal utama menghadapi tensi politik ke depan.
“Organisasi kita solid, bersatu, kokoh. Bukan berarti semua harus sama dalam pemikiran, tetapi mari kita terus mencari kesamaan tujuan. Ini rumah besar kita,” tegas AHY.
Kasih ‘Karpet Biru’ buat Tokoh Masyarakat
Senada dengan AHY, Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron yang hadir langsung di lokasi menyebut momen lima tahunan ini sebagai ajang buat memperkuat silaturahmi dan solidaritas akar rumput.
Herman menegaskan, sebagai partai inklusif dan modern, Demokrat siap membuka diri bagi siapa saja yang mau bergabung membawa perubahan.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya, memberikan ‘karpet biru’ bagi para tokoh masyarakat yang ingin bergabung, sepanjang memiliki loyalitas dan patuh pada aturan organisasi,” ujar Herman.
Sesuai mekanisme AD/ART partai, hasil usulan nama tunggal dari forum Musda ini selanjutnya bakal diproses oleh DPP untuk ditetapkan secara resmi oleh Ketua Umum.
“Bukan Kader Kaleng-Kaleng”
Apresiasi tinggi juga datang dari Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho. Menurutnya, Musda VI ini punya nilai historis yang spesial karena bertepatan dengan momen 25 tahun berdirinya Partai Demokrat. Irwan menilai Bambang adalah sosok yang matang karena sudah tujuh tahun loyal mengabdi di Demokrat Kaltim, mulai dari Wakil Ketua hingga Plt Ketua.
“Beliau bukan kader kaleng-kaleng. Saya meyakini di bawah kepemimpinan Mas Bambang, sisi manajerial partai akan jauh lebih detail, bagus, dan kepemimpinannya semakin mengakar,” puji mantan anggota DPR RI tersebut.
Menatap Pemilu 2029 yang penuh tantangan pragmatisme politik, Irwan menyebut Demokrat Kaltim bakal langsung melakukan evaluasi taktis, terutama dalam penataan strategi dan penyusunan daftar calon legislatif (caleg) demi mengamankan kemenangan.
Siap Tancap Gas dan Klirkan Status “Orang Pusat”
Usai dinyatakan terpilih, Bambang Soepriyadi mengaku lega dan siap langsung tancap gas menjalankan mesin partai. Targetnya jelas: memenangkan kontestasi Pemilu 2029 dan memajukan Bumi Etam.
“Ini adalah amanah yang harus saya laksanakan. Tugas kita sekarang bagaimana membuat Demokrat Kaltim menjadi lebih baik lagi,” kata Bambang.
Menariknya, Bambang juga memanfaatkan momentum ini untuk meluruskan salah paham di masyarakat yang mengira dirinya adalah “orang luar” karena sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua dari jajaran pusat.
“Mungkin karena status Plt ketua itu biasanya dijabat orang pusat, sehingga ada anggapan saya bukan orang Kaltim. Padahal saya lahir di Balikpapan, sekolah di Kaltim, dan pernah jadi ASN di Kutai Timur sampai 2018. Jadi, saya memang asli orang Kaltim,” pungkasnya sambil tersenyum. (ant/one)