Waspada Kemarau 2026! Warga Samarinda Diminta “Stockpile” Air dan Bijak Pakai Keran
Samarinda, nusaetamnews.comk : Musim panas sudah di depan mata, dan Perumda Tirta Kencana Samarinda mulai pasang mode siaga. Meski saat ini 18 Instalasi Pengolahan Air (IPA) masih jalan normal, tapi tanda-tanda penurunan volume air baku di beberapa titik sudah mulai kelihatan, nih.
Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Kencana, Haidir Fadli, mewanti-wanti warga untuk mulai bersiap dari sekarang sebelum kondisi makin ekstrem.
Ancaman “Intrusi Air Laut”: Musuh Utama Air Bersih
Ada tantangan teknis yang cukup berat kalau kemarau panjang melanda Sungai Mahakam, yaitu Intrusi Air Laut. Fenomena ini bikin air sungai jadi asin (kadar klorida naik).
- Batas Aman: Kalau kadar klorida tembus 250 ppm, air otomatis nggak bisa diolah karena melanggar standar kesehatan.
- Dampaknya: Wilayah hilir atau yang dekat muara bakal jadi yang paling duluan ngerasain gangguan distribusi.
Skenario Terburuk: Distribusi Bergilir
Kalau kualitas air baku sudah nggak memungkinkan buat diproduksi, pihak Perumda terpaksa bakal ambil opsi pahit: Sistem Distribusi Bergilir. Jadi, jangan kaget kalau nanti ada jadwal air mati di jam-jam tertentu.
Starter Pack Hadapi Kemarau ala Perumda:
Biar nggak panik pas air mampet, lakuin langkah antisipasi ini sekarang juga:
- Siapkan Wadah: Perbanyak kapasitas tandon atau profil tank di rumah buat cadangan.
- Stop Boros Air: Kurangi aktivitas sekunder yang buang-buang air, kayak sering-sering nyuci kendaraan atau nyiram jalanan.
- Pakai Secukupnya: Fokuskan penggunaan air buat kebutuhan pokok (masak, minum, mandi).
Butuh Bantuan? Ada Armada Tangki!
Tenang, kalau ada wilayah yang bener-bener kering kerontang, Perumda sudah nyiapin armada tangki air bersih yang siap meluncur ke titik terdampak.(ant/0ne)
Catat Hotline-nya:
- Call Center: (0541) 208100
- WhatsApp: 0811-5535-36