Lapas Samarinda Sulap Lahan Sempit Jadi Area Agribisnis, Bekali Warga Binaan Skill Buat Masa Depan
Samarinda, nusaetamnews.com : Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Samarinda, Kalimantan Timur, punya cara keren buat nyiapin warga binaan pemasyarakatan alias WBP sebelum balik ke masyarakat. Lewat program pembinaan agribisnis, para warga binaan diajak mengasah skill wirausaha lewat aktivitas pertanian dan perikanan yang seru dan produktif.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Puang Dirham, bilang kalau program ini emang dirancang buat membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang nyata. Menariknya, pemanfaatan lahan kosong di area dalam dan luar lapas disulap jadi area hijau yang sangat berguna.
Para warga binaan nggak cuma sekadar bercocok tanam biasa. Mereka diajari teknik budidaya modern, mulai dari menanam hortikultura di lahan hemat ruang sampai cara membesarkan bibit ikan tawar. Bagi Puang, ukuran sukses dari program ini bukan cuma soal seberapa banyak panen yang didapat, tapi seberapa jauh kemampuan dan rasa percaya diri warga binaan meningkat.
Hasilnya pun kelihatan banget. Lahan asimilasi yang ukurannya terbatas itu sukses memanen puluhan kilogram sayuran segar kayak terong, sawi, cabai, sampai kacang panjang dengan kualitas yang oke punya. Nggak berhenti di sayuran, lapas ini juga lagi makin serius ngembangin sektor perikanan air tawar dengan menyebar seribu bibit ikan nila.
Kerennya lagi, semua hasil panen melimpah ini langsung disalurkan buat memenuhi kebutuhan bahan pangan harian di dapur lapas. Jadi selain bikin hemat, aktivitas budidaya terpadu ini otomatis ikut mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan langsung dari balik jeruji besi.
Seluruh prosesnya, mulai dari menyemai bibit unggul sampai perawatan rutin tiap hari, terbukti ampuh melatih kedisiplinan para warga binaan. Keterbatasan ruang terbukti nggak jadi penghalang buat tetap berkarya berkat pendampingan yang telaten dari para instruktur. Puang berharap banget skill bertani dan beternak ini bisa jadi bekal berharga pas mereka kembali berbaur dan membuka lembaran baru di tengah masyarakat nanti. (ant/one)