Cegah Stunting Lewat Pangan Lokal, DPTPH Kaltim Gencarkan Edukasi B2SA di Balikpapan
Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur makin gencar membendung angka stunting. Lewat sosialisasi pola pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), DPTPH Kaltim mendorong edukasi gizi sejak dini langsung ke sekolah dan kelompok masyarakat.
Kepala DPTPH Kaltim, Fahmi Himawan, menegaskan bahwa edukasi B2SA menjadi langkah strategis untuk mempercepat penurunan stunting sekaligus membangun kesadaran warga dalam memanfaatkan potensi bahan pangan lokal sekitar.
Gerakan edukasi berkelanjutan ini direalisasikan lewat agenda Sosialisasi Rumah Pangan B2SA dan program B2SA Goes to School (BGTS) yang bertempat di SMPN 10 Balikpapan. Target utamanya adalah kelompok keluarga dan generasi muda agar paham pentingnya asupan nutrisi harian yang seimbang.
Sinergi terpadu digalang dengan melibatkan lintas kelembagaan:
Instansi Pemerintah: Kolaborasi erat DPTPH Kaltim bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan.
Penggerak Masyarakat: Pelibatan aktif Tim Penggerak PKK dari tingkat provinsi hingga kota untuk menyasar dapur keluarga di tingkat akar rumput.
Kelompok Tani Lokal: Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Mekar di Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, sebagai motor penggerak Rumah Pangan B2SA.
Pemprov Kaltim optimistis bahwa pembudayaan pola makan B2SA yang konsisten bakal secara efektif meningkatkan status gizi masyarakat, demi melahirkan generasi penerus Benua Etam yang sehat, cerdas, dan unggul di masa depan. (ant/one)