Subscribe

Langkah Nyata Kaltim, Raperda HIV/AIDS Digodok Bareng Pakar Kesehatan Demi Tekan Stigma dan Kasus

1 minute read

Samarinda, nusaetamnews.com : Langkah progresif diambil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur dalam menggodok Rancangan Peraturan Daerah terkait penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual. Gandeng Ikatan Dokter Indonesia serta jajaran organisasi profesi kesehatan, Pansus DPRD Kaltim makin fokus memperkuat regulasi teknis, khususnya di lini pencegahan dan deteksi dini.

Ketua Pansus DPRD Kaltim Pembahas Raperda HIV/AIDS dan IMS, M Darlis Pattalongi, mengungkapkan bahwa kolaborasi bareng IDI sangat krusial. Sinergi ini memastikan tata laksana medis dan norma kesehatan yang dirumuskan beneran komprehensif serta aplikatif di lapangan. Pembahasan lintas sektor ini juga melibatkan Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, hingga perwakilan BPJS Kesehatan Wilayah VII.

Darlis menekankan bahwa perang melawan HIV/AIDS nggak bisa cuma dijatuhkan ke pundak Dinas Kesehatan. Menurutnya, butuh aksi nyata dan keterlibatan lintas dinas seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, sampai Dinas Tenaga Kerja buat ngedorong edukasi publik secara masif.

Selain memperkuat deteksi dini, regulasi baru ini juga menyasar standar pelayanan medis, jaminan kerahasiaan data pasien, hingga kepastian akses terapi ARV bagi para penderita. Tak kalah penting, perlindungan hukum serta gerakan menghapus stigma negatif terhadap orang dengan HIV menjadi poin utama yang terus disempurnakan dalam draf aturan daerah tersebut. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *