TKD Dipangkas Pusat, Pemkot Balikpapan Garansi Layanan Publik dan Gaji ASN Tetap Aman
Balikpapan, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan penyesuaian dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat nggak bakal ngerusak ritme pelayanan dasar buat warga. Layanan publik prioritas dipastikan tetap jalan normal seperti biasa.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan kalau dinamika anggaran ini nggak berdampak signifikan ke kebutuhan utama masyarakat. Kewajiban belanja wajib (mandatory spending) untuk sektor pendidikan dan kesehatan tetap dikunci aman.
Berbagai fasilitas gratis dan program kerakyatan dipastikan tetap on track. Mulai dari BPJS Kesehatan Kelas 3 gratis, pembagian seragam sekolah, beasiswa SD-SMP, cek kesehatan gratis di puskesmas, sampai program pemberdayaan UMKM dan pembangunan sekolah baru tetap berjalan sesuai standar.
Efek penyesuaian anggaran ini sebenarnya lebih berasa di sektor infrastruktur. Meski begitu, Pemkot Balikpapan nggak tinggal diam. Proyek yang bersentuhan langsung dengan warga, seperti perbaikan drainase dan akses air bersih, bakal tetap digarap secara bertahap menyesuaikan ruang fiskal daerah.
Nggak cuma warga, para aparatur negara juga bisa bernapas lega. Kesejahteraan ASN dan PPPK dipastikan aman tanpa ada pemotongan gaji maupun Tunjangan Kinerja (Tukin). Langkah ini diambil demi menjaga semangat dan kualitas pelayanan publik tetap optimal.
Masyarakat diminta tenang karena postur APBD Balikpapan dirancang tetap seimbang antara pendapatan dan belanja. Sambil jalan, Pemkot Balikpapan terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar alokasi anggaran daerah ke depannya bisa makin ideal. (ant/one)