Subscribe

Latih Ratusan Santri di Samarinda, Dinsos Kaltim Bawa Program Tagana Masuk Sekolah

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Lewat program Tagana Masuk Sekolah, Dinsos Kaltim menyasar ratusan santri di Samarinda untuk dibekali edukasi serta simulasi mitigasi secara langsung.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, menegaskan bahwa pemahaman seputar mitigasi bencana kini menjadi keterampilan wajib yang harus dimiliki setiap orang demi keselamatan bersama.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan di Pondok Pesantren Al-Izzah Samarinda. Agenda ini diikuti sekitar 250 peserta dari kalangan santri dan guru pembimbing, dengan melibatkan Forum Koordinasi Tagana Kaltim serta Tagana dan Kampung Siaga Bencana Barito Samarinda sebagai instruktur lapangan.

Rasyidi menjelaskan, program TMS dirancang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mengasah fisik dan mental para siswa. Melalui simulasi praktis, santri dilatih merespons situasi darurat secara sigap, tanggap, dan mandiri, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.

Langkah preventif ini diambil mengingat Kalimantan Timur menyimpan potensi kerentanan terhadap berbagai jenis bencana, mulai dari bencana alam, sosial, hingga nonalam. Beberapa ancaman nyata yang kerap mengintai antara lain banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, karhutla, hingga risiko kegagalan teknologi.

Kondisi geografis ini menuntut kolaborasi erat dari seluruh elemen, termasuk lembaga pendidikan keagamaan. Tingkat kesiapsiagaan di lingkungan pesantren dinilai perlu dibangun setara dengan sektor lainnya.

Rasyidi berpesan agar para santri menyerap materi yang diberikan dengan maksimal. Ia berharap bekal ilmu mitigasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melindungi diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar saat situasi darurat terjadi. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *