KPwBI Kaltim Dorong Pemanfaatan AI Sebagai Motor Penggerak Utama Transformasi Ekonomi Daerah
Samarinda, nusaetamnews.com : Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Timur gencar mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai motor penggerak utama transformasi ekonomi di daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk mengimbangi arus digitalisasi yang kian masif serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kaltim yang berkelanjutan.
Kepala KPwBI Kaltim, Jajang Hermawan, menyampaikan bahwa kemampuan mengadaptasi teknologi modern seperti AI bakal mendukung proses pengambilan keputusan di berbagai sektor agar lebih cepat, tepat, dan berbasis data.
Pernyataan tersebut disampaikan Jajang dalam gelaran Temu Responden 2026 bertajuk “AI untuk Transformasi Ekonomi Kalimantan Timur, Memperkuat Produktivitas, Inovasi, dan Sinergi Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan” yang berlangsung di Aula Maratua KPwBI Kaltim.
Dalam agenda tahunan itu, Jajang menyoroti tiga poin utama. Pertama, acara ini menjadi wujud apresiasi mendalam BI kepada para responden yang konsisten menjadi mitra strategis dalam menyediakan data serta informasi ekonomi di tengah kesibukan mengelola usaha.
Kedua, kontribusi para responden terbukti sangat vital bagi BI. Sebagai otoritas moneter, pengatur sistem pembayaran, dan penjaga stabilitas sistem keuangan, BI sangat bergantung pada data yang akurat serta relevan untuk merumuskan berbagai kebijakan strategis di daerah.
Ketiga, urgensi pemanfaatan AI di era luapan data masif. Jajang menekankan bahwa AI bukan lagi sekadar tren masa depan, melainkan kebutuhan nyata saat ini. Penguasaan teknologi AI dipandang sebagai kunci utama untuk mengubah data mentah menjadi wawasan berharga yang mampu mendongkrak produktivitas, inovasi, serta daya saing ekonomi Kaltim.
Acara yang dihadiri perwakilan perangkat daerah, instansi vertikal, dan pelaku industri perbankan ini turut menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Guru Besar Digital Business Strategy Telkom University, Andry Alamsyah, serta Founder OMG Consulting, Yoris Sebastian. (ant/one)