Keren Banget! Berstatus Sekolah Garuda, Siswa SMA KPS Balikpapan Sulap Minyak Jelantah Jadi Biodiesel
Balikpapan, nusaetamnews.com : Menyandang status mentereng sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026, SMA Nasional KPS Balikpapan gak mau tanggung-tanggung. Sekolah swasta favorit di Balikpapan ini sukses membangun ekosistem berbasis riset lewat konsep “Laboratorium Hidup” untuk menciptakan berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan yang berdampak langsung ke masyarakat.
Kepala SMA Nasional KPS Balikpapan, Noor Yanti Aziza, menjelaskan kalau pihak sekolah secara konsisten terus melatih nalar kritis para siswanya sejak dini.
“Kami mewajibkan penulisan karya tulis ilmiah pada kelas 11, lalu mereka wajib mempresentasikannya dalam seminar berskala nasional dan internasional ketika sudah menginjak kelas 12,” ujar Noor Yanti pada Senin (29/06/2026).
Gak main-main, forum ilmiah anak SMA ini menghadirkan tim penguji kelas berat, mulai dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Riset Daerah (Brida), pusat penelitian universitas lokal, sampai akademisi mancanegara asal Australia, Amerika Serikat, hingga Rusia!
Inovasi Gokil: Dari Filter Mikroplastik Sampai Detektor Banjir
Berkat ekosistem laboratorium hidup ini, para pelajar SMA KPS Balikpapan berhasil melahirkan deretan karya inovatif yang solutif banget. Intip beberapa penemuan keren mereka:
- Biodiesel B100: Mengolah limbah minyak jelantah menjadi bahan bakar ramah lingkungan skala kecil. Kerennya, ilmunya dibagikan ke sekolah lain dan hasilnya dipakai untuk membantu operasional para petani rumput laut di daerah Manggar, Balikpapan.
- Filter Mikroplastik: Memanfaatkan sabut kelapa untuk menyaring mikroplastik pada mesin cuci.
- Sampo Herbal Karamunting: Memproduksi cairan sampo berkhasiat dari tanaman lokal karamunting.
- Detektor Banjir IoT: Alat pendeteksi banjir murah berbasis teknologi Internet of Things (IoT).
- PLTS Kapal Nelayan: Perakitan instalasi listrik tenaga surya edukatif untuk lampu kapal nelayan tradisional.
Selain itu, mereka juga ikut meriset 10 jenis tanaman langka dari Kebun Raya Balikpapan demi melestarikan kekayaan hayati lokal. Seluruh hasil penemuan mutakhir ini nantinya bakal dipamerkan kepada publik lewat ajang khusus bertajuk Hari Inovasi.
Tembus Top 30 Nasional dan Dapat Dukungan Penuh Pemprov
Berkat konsistensinya di dunia riset, sekolah asal Kota Minyak ini sukses menembus 30 besar institusi pendidikan unggulan nasional. Pencapaian luar biasa ini pun mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Dengan masuknya SMA KPS Balikpapan, kini Kaltim resmi memiliki dua Sekolah Garuda, menyusul SMA Negeri 10 Samarinda yang sudah lebih dulu meraih status tersebut pada tahun 2025 lalu.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar sekolah ini bisa menjadi pemantik kemajuan pendidikan di daerah.
“Kami mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini. Semoga kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mampu memotivasi institusi ini bertindak sebagai center of excellence (pusat keunggulan) dalam mendorong percepatan transformasi pendidikan daerah,” pungkas Armin. (ant/one)