Subscribe

Panen Melimpah! Metode Keramba Sukses Sumbang 92 Ribu Ton Ikan Air Tawar di Kaltim

2 minutes read

KUTAI KARTANEGARA, nusaetamnews.com : Siapa sangka kalau rahasia melimpahnya pasokan ikan air tawar di Kalimantan Timur ternyata ada di dalam keramba? Yap, pemanfaatan metode pemeliharaan keramba oleh kelompok pembudidaya terbukti sukses besar dalam mendongkrak produksi perikanan di Benua Etam.

Salah satu yang merasakan langsung dampaknya adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Gawi Baimbai Sejahtera di Loa Kulu, Kukar.

“Melalui metode keramba jaring apung ini, kami sangat terbantu untuk melipatgandakan hasil panen komoditas ikan nila pada setiap bulannya dengan mematuhi standar kualitas yang terus terjaga,” ungkap sang ketua kelompok, Muhmajadi, pada Minggu (28/06/2026).

Keramba Jadi Anggota “Kasta Tertinggi” Penyumbang Panen

Keberhasilan metode ini bukan cuma sekadar klaim sepihak, tapi dibuktikan lewat angka statistik yang bikin melongo. Dalam setahun terakhir, total produksi perikanan pembesaran air tawar Kaltim sukses menyentuh angka 99.559 ton.

Nah, tebak berapa sumbangan dari metode keramba? Gak tanggung-tanggung, porsi hasil panen dari keramba menyumbang angka paling dominan, yaitu sebesar 92.525 ton! Jenis ikan yang dipanen pun sangat beragam dan jadi favorit di meja makan, mulai dari nila, mas, lele, hingga patin.

Melihat potensi raksasa ini, Kabupaten Kutai Kartanegara kini dapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Wilayah ini resmi difokuskan sebagai tulang punggung produksi melalui proyek percontohan Kampung Perikanan Budidaya dengan komoditas unggulan ikan nila.

DKP Kaltim Turun Tangan: Kawal dari Modal sampai Kebersihan

Biar para pembudidaya makin jago dan produktif, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim gak tinggal diam. Mereka gencar memberikan pendampingan teknis dan menyalurkan sarana prasarana yang memadai.

Kepala DKP Kaltim, Irhan Hukmaidy, menyebutkan kalau pembinaan intensif ini menyasar langsung ke sekitar 95 kelompok masyarakat pembudidaya yang aktif di bawah binaan mereka.

Menariknya, DKP Kaltim gak cuma fokus ngejar kuantitas atau jumlah panen aja, tapi juga super ketat mengawal masalah kebersihan lingkungan air dan sanitasi.

“Kepatuhan pembudidaya terhadap pedoman keamanan pangan sangatlah krusial untuk memastikan bahwa komoditas yang dipanen benar-benar bebas dari logam berat sehingga tetap aman saat dikonsumsi masyarakat,” tegas Irhan.

Siap Ekspansi Pasar ke Luar Daerah

Lewat kerja sama yang solid dari hulu ke hilir ini, DKP Kaltim optimis kalau stok ikan bermutu tinggi dari sistem keramba ini gak cuma aman buat konsumsi lokal.

Ke depan, tingginya pasokan ini diyakini bakal membuka peluang lebar untuk perluasan pasar ke luar daerah, yang otomatis bakal bikin dompet para nelayan budidaya makin tebal dan sejahtera.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *