Subscribe

Tancap Gas Pangkas Stunting, Pemkab Mahulu Asah Kemampuan Kader Pendamping Keluarga

2 minutes read

Mahulu, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus bergerak cepat menekan angka stunting di wilayahnya. Melalui penguatan peran kader pendamping keluarga, Pemkab Mahulu fokus memberikan edukasi intensif sejak dini, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, hingga masa menyusui demi mendeteksi masalah kesehatan lebih awal.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, menegaskan pentingnya kapasitas para kader di lapangan. Kader dituntut mampu mengenali kondisi riil setiap keluarga yang didampingi agar edukasi yang disampaikan terasa hangat, personal, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Langkah agresif ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data e-PPGBM per Februari 2025, prevalensi stunting di Mahulu berada di angka 13,7 persen. Pemkab Mahulu menargetkan angka tersebut turun hingga 11 persen pada 2026, sebuah target yang membutuhkan kolaborasi erat semua pihak, terutama para kader sebagai garda terdepan.

Suhuk mengingatkan bahwa keluarga adalah fondasi utama penentu kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, Pemkab Mahulu terus memacu kapasitas kader lewat berbagai pelatihan. Salah satunya melalui agenda revitalisasi kader yang digelar di Bumi Perkemahan Pramuka ‘Tanaa Mekaam Jaya’ Long Melaham.

Lewat kegiatan revitalisasi ini, peran kader digeser agar gak cuma berkutat pada urusan pencatatan administratif semata. Para kader dibekali pemahaman mendalam terkait Program Bangga Kencana BKKBN, pencegahan stunting, pendampingan calon pengantin, hingga pengawalan ketat pada 1.000 hari pertama kehidupan demi memastikan zero bayi lahir stunting di Mahakam Ulu. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *