Jaga Satwa Endemik dari Kepunahan, DPKH Kaltim Genjot Inovasi Penangkaran Rusa Sambar
Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kalimantan Timur mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan populasi rusa sambar (Rusa unicolor) dari ancaman kepunahan. Satwa endemik kebanggaan Benua Etam ini kini dikembangkan lewat teknik penangkaran modern guna menggenjot angka reproduksi sekaligus menjaga kualitas genetiknya.
Kepala DPKH Kaltim, Arief Murdiyatno, mengungkapkan bahwa inovasi teknologi penangkaran ini dipusatkan di UPTD Api-Api, Penajam Paser Utara.
Strategi penangkaran yang diterapkan tak main-main. Mulai dari pembenahan manajemen pakan berbasis hijauan unggul, tata kelola kandang higienis, hingga pemantauan kesehatan berkala yang diperketat. Bahkan, sistem pencatatan medis digital kini dipakai untuk melacak silsilah perkawinan demi menghindari inbreeding atau perkawinan sekerabat yang bisa merusak kualitas genetik.
Arief menyebut bahwa kombinasi pakan bernutrisi tinggi dan pengawasan kesehatan terpadu ini sukses mendongkrak angka kelahiran anak rusa secara signifikan.
Langkah konservasi terukur ini memang disiapkan agar keberadaan satwa terlindungi tersebut tetap lestari di tengah gempuran perubahan lingkungan. DPKH Kaltim juga menerjunkan tim medis veteriner dan tenaga teknis khusus di area penangkaran untuk mengawal proses pembiakan hingga siap siaga merespons kebutuhan medis satwa.
Menariknya, pusat penangkaran Api-Api yang kini dihuni ratusan ekor rusa sambar tak cuma fokus pada pelestarian genetik. Kawasan ini juga disulap menjadi destinasi wisata edukasi berbasis ekowisata. Pelajar hingga wisatawan umum bisa datang langsung untuk mempelajari perilaku rusa sambar dan memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati lokal.
Demi menjaga tata kelola penangkaran yang profesional, Pemprov Kaltim turut menggandeng instansi konservasi dan perguruan tinggi untuk meriset pembiakan serta formulasi pakan alternatif.
Hasil penangkaran ini nantinya diproyeksikan sebagai cadangan satwa Kaltim dan penyokong program pelestarian jangka panjang. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mewujudkan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan. (ant/one)