Atasi Krisis Air Bersih, BWS Kalimantan IV Gaspol Pompa Mobile dan Posko Siaga Kemarau
Samarinda, nusaetamnews.com : Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda bergerak cepat menghadapi ancaman kekeringan di Kalimantan Timur. Guna membantu kawasan yang terdampak kemarau panjang, BWS menerjunkan armada pompa mobile berkapasitas monster, yakni dua kali 250 liter per detik, untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit tersentuh jaringan pipa air bersih.
Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan BWS Kalimantan IV Samarinda, Riz Anugerah, menegaskan bahwa pengerahan pompa bergerak ini menjadi langkah taktis untuk merespons krisis air warga secara instan.
BWS Kalimantan IV menyiapkan empat unit armada pompa mobile monster tersebut yang selalu siap meluncur ke titik-titik darurat. Tak cuma itu, ada juga 12 unit pompa air portabel berkekuatan lima hingga 10 liter per detik yang disiagakan untuk menyokong distribusi air secara fleksibel di lapangan.
Riz memastikan seluruh armada dan fasilitas pendukung saat ini berada dalam kondisi siap tempur, sehingga bantuan pasokan air darurat bisa langsung meluncur begitu ada laporan dari warga.
Demi memangkas birokrasi dan mempercepat proses distribusi air, BWS Kalimantan IV mengaktifkan lima titik posko siaga kekeringan secara terpadu. Posko-posko ini tersebar di lokasi strategis, mulai dari Lempake, Bendali I Balikpapan, Intake Sepaku Penajam Paser Utara, bengkel kerja Revolusi Sungai Kunjang, hingga UPB Palaran.
Kehadiran posko terpadu ini difungsikan untuk memantau debit air baku secara real time sekaligus mempercepat eksekusi bantuan di lapangan.
Kesiapsiagaan BWS Kalimantan IV makin solid dengan diterjunkannya amunisi alat berat seperti ekskavator amfibi, ekskavator long arm, hingga truk kran untuk merawat alur air. Pengerukan sedimen di sekitar intake dan embung digenjot habis-habisan agar penampungan air baku tetap maksimal.
Langkah ini dilakukan untuk mengamankan ketersediaan air minum masyarakat, termasuk menjaga pasokan air di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) selama musim kemarau berlangsung.
Bagi wilayah pesisir yang sulit dijangkau darat, BWS Kalimantan IV menyiapkan armada kapal cepat dan truk pengangkut logistik air. Sinergi bareng pemerintah daerah dan warga lokal juga makin diintensifkan lewat komunikasi aktif, demi memastikan krisis air bersih teratasi secara tepat sasaran. (ant/one)