Subscribe

IKN Menuju Kota Inklusif: Wapres Gibran Pastikan Tiap Agama Punya Rumah Ibadah Representatif

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com :  Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan bakal jadi simbol toleransi nyata di Indonesia. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan dukungannya untuk membangun sarana ibadah bagi seluruh agama di IKN, termasuk Pura untuk umat Hindu.

Komitmen ini ditegaskan Wapres saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Prajaniti Hindu Indonesia di Istana Wapres, Jakarta, Senin (11/05/2026).

“Bapak Wapres sangat peduli dan memperhatikan agar pembangunan tempat ibadah semua agama di IKN, termasuk pura, bisa terealisasi dengan baik,” ungkap Ketua Umum Prajaniti Hindu Indonesia, KS Arsana, usai pertemuan tersebut.

Inovasi Pendidikan: Sekolah Inklusif Berbasis Alam

Tak hanya soal tempat ibadah, Prajaniti juga membawa ide segar untuk masa depan pendidikan di ibu kota baru. Mereka mengusulkan pembangunan sekolah inklusif kebangsaan berbasis alam di kawasan IKN.

Ide ini langsung mendapat lampu hijau dan antusiasme tinggi dari Gibran. Konsep sekolah ini diharapkan bisa mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan cinta lingkungan.

Budaya Lokal sebagai “Core” Pembangunan

Pertemuan tersebut juga menyentuh poin penting soal identitas daerah. Gibran menekankan bahwa pembangunan fisik tidak boleh meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

  • IKN & Kearifan Lokal: Menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan kota masa depan.
  • Fokus Bali: Wapres menyoroti pentingnya menjaga tradisi dan budaya Hindu di Bali, terutama dalam memposisikan Pulau Dewata sebagai pusat ekonomi dunia.

“Pesan Bapak Wapres jelas, kearifan budaya itu penting, khususnya untuk pembangunan Bali ke depan agar tetap punya karakter yang kuat di mata dunia,” tambah Arsana.

Sinyal Positif Toleransi di IKN

Langkah Wapres Gibran ini mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa IKN didesain untuk semua golongan. Dengan adanya sarana ibadah yang lengkap dan representatif, IKN diharapkan menjadi wajah baru Indonesia yang modern namun tetap religius dan berbudaya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *