Subscribe

Gen Z & Milenial Jadi “Kunci” Ekonomi Syariah, Sekda Kaltim: Mereka yang Bakal Pegang Kendali!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Bonus demografi bukan sekadar angka bagi Kalimantan Timur. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa dominasi generasi muda saat ini adalah “peluang emas” untuk menyulap Bumi Etam menjadi pusat ekonomi syariah masa depan.

Dalam penutupan Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2026 di Islamic Center Samarinda, Senin (11/05/2026), Sri menyebut melek finansial syariah sejak dini adalah investasi jangka panjang yang krusial.

“Penduduk muda kita jauh lebih banyak. Kalau sekarang mereka sudah paham ekonomi syariah, 10 sampai 20 tahun lagi, merekalah yang akan mengendalikan roda ekonomi Kaltim,” ujar Sri Wahyuni optimis.

Anak Muda Melek Syariah = Kaltim Mandiri

Sri menekankan bahwa bonus demografi bisa jadi bumerang jika tidak dikelola dengan baik. Kuncinya? Generasi muda harus produktif dan punya literasi keuangan yang mumpuni agar bisa membangun daerah secara mandiri.

Beberapa poin penting yang disorot Sekda Kaltim:

  • Literasi Sejak Dini: Menyiapkan SDM unggul yang paham prinsip ekonomi berbasis nilai Islam.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Mengapresiasi sinergi Bank Indonesia, KDEKS, dan para pendamping produk halal yang sukses bikin halal lifestyle jadi tren.
  • Gairah UMKM: Mengapresiasi para pelaku usaha yang makin sadar pentingnya sertifikasi halal untuk naik kelas.

Sertifikasi Halal: Gak Cuma Label, Tapi Daya Saing

Bagi Pemprov Kaltim, sertifikasi halal adalah game changer. Selain memberikan rasa aman bagi konsumen, label halal bikin produk lokal makin pede bersaing di pasar nasional maupun global.

“Produk bersertifikat halal itu meningkatkan daya saing. Ini bukan cuma soal religi, tapi soal standar kualitas ekonomi kita,” tambahnya.

Harapan untuk “Masa Depan”

Menutup pesannya, Sri berharap semangat kolaborasi ini tidak berhenti di seremoni festival saja. Ia ingin pembangunan Kaltim berjalan seimbang antara infrastruktur fisik dan penguatan kualitas manusianya.

“Sesuai pesan dalam Mars Kalimantan Timur, kita ingin mewujudkan Kaltim yang damai dan sejahtera bagi semua lewat kemandirian ekonomi,” pungkasnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *