IKN Makin “Sexy”, Investor Korea & Lokal Guyur Rp1,2 Triliun untuk Hotel hingga Sport Center
Nusantara, nusaetamnews.com : Daya tarik Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai magnet investasi dunia kian tak terbendung. Otorita IKN resmi mengunci komitmen investasi senilai Rp1,2 triliun melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dua raksasa properti dan fasilitas publik, Kamis (30/06/2026).
Langkah ini menandai percepatan pembangunan fasilitas komersial premium yang akan menyulap IKN menjadi kota yang lebih hidup dan produktif.
Raksasa Properti Korea Selatan Masuk WP 1B
Salah satu sorotan utama adalah masuknya PT Dian Jaya Indonesia, anak perusahaan dari Dian Development Co., Ltd. asal Korea Selatan. Mereka siap menggarap proyek apartemen dan hotel mewah di kawasan Education Precinct (Pusat Pendidikan) KIPP Sub WP 1B.
Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektar ini menelan estimasi investasi sebesar Rp1,15 triliun. Dengan mengusung konsep kepadatan tinggi, pembangunan fisik dijadwalkan akan mulai groundbreaking pada triwulan IV tahun 2026.
“IKN dirancang sebagai smart city modern dengan kepastian regulasi dan insentif fiskal yang menarik. Potensi peningkatan nilai propertinya sangat signifikan di masa depan,” ujar Cheong Seung Hwa, Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia.
Fasilitas Sporty di Kawasan Pendidikan
Tak hanya hunian, ekosistem IKN juga diperkuat dengan fasilitas gaya hidup. PT Biru Makmur Abadi siap membangun Sport Center dan restoran di kawasan KIPP 1C, tepat di jantung area pendidikan yang berdekatan dengan SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma.
Proyek senilai Rp50 miliar ini diharapkan menjadi pusat interaksi publik sekaligus pendukung aktivitas civitas akademika di IKN. Sama halnya dengan proyek hotel, fasilitas olahraga ini juga akan mulai dibangun pada akhir tahun 2026.
Ekosistem Kota yang Hidup
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa penandatanganan ini adalah bukti nyata meningkatnya trust (kepercayaan) pasar terhadap masa depan Nusantara.
“Kehadiran apartemen, hotel, hingga pusat olahraga ini memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup dan inklusif. Ini bukan sekadar membangun gedung, tapi membangun peradaban,” tegas Basuki.
Data Investasi Terbaru IKN (Juni 2026):
- Total Nilai Investasi: Rp1,2 Triliun.
- Kontribusi ke Negara: Rp3,92 Miliar.
- Investor: PT Dian Jaya Indonesia (Korea Selatan) & PT Biru Makmur Abadi (Lokal).
- Proyek Utama: Hotel, Apartemen, Sport Center, dan Restoran.
The Verdict:
Masuknya modal asing dari Korea Selatan menunjukkan bahwa IKN sudah berada di radar investor global sebagai pusat pertumbuhan baru. Dengan konsep kota cerdas dan hijau, IKN sukses menawarkan peluang investasi jangka panjang yang relevan dengan tren masa kini.(one)