Subscribe

IKN Makin Canggih! Korea Selatan Kucurkan Hibah Rp115,9 Miliar Buat Bangun Laboratorium AI dan Robotik

4 minutes read

Nusantara, nusaetamnews.com :  Langkah Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk bertransformasi menjadi kota cerdas dunia makin mulus. Otorita IKN bersama Pemerintah Korea Selatan resmi menggelar groundbreaking proyek Smart City Cooperation Center (SCCC) di KIPP Nusantara, Kamis (18/6). Gak main-main, megaproyek kolaborasi ini disokong total dana hibah sebesar 9,9 miliar KRW atau setara Rp115,94 miliar.

Pusat kerja sama ini dibangun di Sub Wilayah Perencanaan Permukiman Barat 1A dan diproyeksikan menjadi episentrum teknologi, laboratorium digital, sekaligus ruang pameran solusi kota pintar masa depan di Nusantara.

Intip Fasilitas SCCC: Lantai 1 Control Room, Lantai 2 Lab Robotik

Dari total dana hibah tersebut, sebanyak 5,5 miliar KRW (sekitar Rp64,41 milar) dialokasikan khusus untuk konstruksi fisik gedung SCCC seluas 1.098 meter persegi. Gedung dua lantai ini bakal dijejali fasilitas berteknologi tinggi yang diadopsi langsung dari Korea Selatan.

Alokasi Fasilitas Gedung SCCC IKN (Target Selesai Akhir 2027):

┌───────────────────────────┬──────────────────────────────────────────┐

│ Lokasi / Area                                    │ Fungsi & Fasilitas Utama                                                │

├───────────────────────────┼──────────────────────────────────────────┤

│ Lantai 1                                             │ Control Room & Ruang Pertemuan Utama                │

│ Lantai 2                                              │ Area Pameran, AI & Robotics Lab                               │

│ Area Luar (Outdoor)                       │ Urban Farming berbasis Smart Technology                │

└───────────────────────────┴──────────────────────────────────────────┘

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memastikan bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan karpet merah terkait seluruh proses birokrasi proyek ini.

“Untuk semua perizinan, jangan khawatir semuanya ada di kami. Pemanfaatan bangunan ini sangat bagus idenya dan saya berharap bisa membantu kami membangun smart city laboratorium yang bisa digunakan untuk pendidikan, serta memperkenalkan teknologi dari Korea Selatan,” kata Basuki.

Adopsi Formula Sukses Kota Pintar Sejong

Selain urusan fisik bangunan, dana hibah ini juga mencakup paket lengkap berupa penyusunan Smart City Masterplan, Smart Building Protocol, hingga program Capacity Building dan Nusantara Smart City Forum yang digarap oleh University of Seoul untuk transfer ilmu ke tenaga ahli lokal.

Director MoLIT (Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan), Choi Jung-won, menyebut proyek ini meniru formula sukses Korea Selatan saat membangun Sejong, kota baru mereka yang kini jadi salah satu kota terpintar di dunia.

“Nusantara dapat memiliki kesempatan tersebut juga melalui kolaborasi teknologi smart city yang kita miliki. Saya berharap ini menjadi momentum perkembangan kerja sama ke depan antara Korea dan Indonesia,” tutur Choi.

Proses pembangunan gedung SCCC ini dijadwalkan memakan waktu selama sepuluh bulan dan ditargetkan siap beroperasi penuh pada akhir tahun 2027. (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *