Subscribe

Mal Lembuswana Kembali ke Pemprov, Siap Direvitalisasi Jadi Penggerak Ekonomi Samarinda

2 minutes read

SAMARINDA – Setelah hampir tiga dekade dikelola pihak swasta, Mal Lembuswana akan kembali menjadi aset yang dikelola Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Momentum ini diharapkan menjadi awal kebangkitan mal legendaris tersebut sebagai pusat perdagangan dan penggerak ekonomi di Kota Samarinda.Serah terima Kompleks Mal Lembuswana dan fasilitas penunjangnya dilakukan Gubernur Kaltim yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dari PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS), Jumat (7/8/2026). Pengelolaan selanjutnya diserahkan kepada PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KMBTS) Perseroda, disaksikan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.Sri Wahyuni menyebut pengembalian Mal Lembuswana bukan sekadar pergantian pengelola, tetapi menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali salah satu ikon perdagangan terbesar di Samarinda.”Hari ini kita menjadi saksi sejarah baru. Dulu Mal Lembuswana menjadi mal pertama di Samarinda, dan kini saatnya kita mengembalikan kejayaannya,” ujarnya.Menurutnya, proses transisi tidak boleh membuat eksistensi Mal Lembuswana meredup. Sebaliknya, kawasan tersebut harus kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, dan ruang berkumpul masyarakat Kalimantan Timur.Selain memperkuat fungsi ekonomi, pengelolaan kembali aset tersebut juga diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD), terutama di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.Sri Wahyuni menegaskan keberhasilan revitalisasi Mal Lembuswana tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dukungan para tenant dan pelaku usaha menjadi faktor penting agar kawasan tersebut kembali ramai dan kompetitif.Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Kaltim membuka peluang memberikan berbagai kemudahan maupun insentif kepada tenant yang selama ini tetap bertahan dan menjadi bagian dari perjalanan Mal Lembuswana selama hampir 30 tahun.”Kolaborasi pemerintah, pengelola, dan pelaku usaha menjadi kunci agar Mal Lembuswana kembali tumbuh dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.Usai prosesi serah terima, Sri Wahyuni bersama jajaran Pemprov Kaltim, direksi PT CSIS, PT KMBTS Perseroda, serta sejumlah kepala perangkat daerah meninjau sejumlah area di dalam Mal Lembuswana untuk melihat langsung kondisi kawasan yang akan memasuki babak baru pengelolaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *