Subscribe

IKN Bersih-Bersih! Satgas Pastikan Hutan Konservasi Bebas Tambang Ilegal, Lahan Rusak Langsung Ditanami 1.000 Pohon

4 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Komitmen Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menjadi green city bukan sekadar isapan jempol. Otorita IKN (OIKN) resmi mengumumkan bahwa per Juni 2026, kawasan hutan konservasi di dalam wilayah delineasi ibu kota baru tersebut sudah 100 persen bersih dari aktivitas tambang ilegal.

Area yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini berhasil disterilkan berkat operasi senyap dan konsisten dari tim gabungan sejak tahun 2023 lalu.

8 Kasus Diseret ke Meja Hijau, Target Berikutnya Tambang Galian C

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Edgar Diponegoro, menegaskan bahwa ketegasan hukum menjadi kunci utama keberhasilan ini. Setidaknya, sudah ada delapan perkara aktivitas tambang ilegal yang berhasil diproses hukum hingga tuntas.

“Hingga Juni 2026 di kawasan hutan konservasi dalam delineasi IKN sudah tidak ada tambang ilegal lagi. Jika masih ada, itu di luar hutan konservasi berupa tambang pasir dan batu (galian C), yang menjadi target penertiban kami ke depan,” tegas Edgar, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN, Jumat (19/6).

Eks Lahan Tambang Tahura Bukit Soeharto Langsung Dihijaukan

Gak cuma fokus menangkap para pelaku, OIKN langsung tancap gas melakukan recovery atau rehabilitasi lingkungan di lahan-lahan yang telanjur rusak akibat dikeruk secara ilegal.

Salah satu titik fokusnya adalah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto di Kecamatan Samboja, Kukar. Di lokasi ini, satgas bersama para pemangku kepentingan langsung menanam sekitar 1.000 pohon di atas lahan kritis seluas 1,6 hektare.

Aksi Pemulihan Eks Lahan Tambang Ilegal IKN (Juni 2026):

┌───────────────────────────┬──────────────────────────────────────────┐

│ Komponen Rehabilitasi                  │ Detail Data & Spesifikasi                                                │

├───────────────────────────┼──────────────────────────────────────────┤

│ Lokasi Utama                                    │ Tahura Bukit Soeharto, Samboja, Kukar                      │

│ Luas Area Revegetasi                      │ Kisaran 1,6 Hektare                                                         │

│ Jumlah Bibit Ditanam                      │ ± 1.000 Pohon                                                                 │

│ Jenis Pohon                                      │ Balangeran, Tanjung, dan Trembesi                             │

└───────────────────────────┴──────────────────────────────────────────┘

Kejar Target Tutupan Hutan 100 Persen

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Safitri, memaparkan bahwa saat ini kawasan Tahura Bukit Soeharto baru memiliki tutupan lahan hutan sekitar 57 persen. Sisa area lainnya masih mengalami tekanan akibat okupasi lahan ilegal, mulai dari pertambangan, perkebunan sawit, hingga permukiman liar.

Oleh karena itu, langkah revegetasi bertahap dengan menanam pohon berakar kuat seperti Trembesi dan Balangeran dinilai sangat krusial untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem IKN.

“Pemulihan kawasan sangat penting untuk menjaga kawasan hutan dan butuh konsistensi, serta dukungan semua pihak,” pungkas Myrna. (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *