Gunakan Alat Berat dan 7 Mata Semprot, Tim Gabungan Padamkan 10,65 Hektare Karhutla di Sepan
Samarinda, nusaetamnews.com : Tim gabungan di bawah komando BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali bekerja ekstra menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 10,65 hektare di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam. Kebakaran yang melalap lahan bekas perusahaan PT GSA ini sempat padam pada Kamis (20/8) pagi, namun kembali menyala di sore harinya.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, menjelaskan bahwa proses pemadaman pada Jumat (21/8) membutuhkan penanganan ekstra lantaran api membakar semak belukar, pepohonan, serta tumpukan kayu gelondongan berukuran besar yang rawan menyimpan bara di bagian bawah.
Demi memastikan api benar-benar padam hingga ke bagian terdalam, satu unit backhoe loader milik PT BFI diterjunkan ke lokasi. Alat berat tersebut digunakan untuk membuka akses masuk sekaligus mengurai tumpukan kayu gelondongan agar memudahkan petugas menyemprotkan air ke titik bara.
Operasi pemadaman dan pendinginan hari ketiga ini mengandalkan tiga mesin portabel dengan tujuh mata semprot. Upaya ini dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan dari BPBD, KPHP Bongan, Brigade Karlabun Dinas Pertanian PPU, PT BFI, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas. (ant/one)