Subscribe

Gak Mau Lagi Jadi “Halaman Belakang”, Kaltim-Kaltara Kongsi Sulap Perbatasan Jadi Pusat Ekonomi Baru!

2 minutes read

SAMARINDA – Wilayah perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) bersiap mengalami glow up besar-besaran. Kedua pemprov sepakat memperkuat sinergi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, demi mengubah wilayah terluar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan komitmennya untuk menggeser status wilayah perbatasan menjadi prioritas utama pembangunan kedua provinsi.

“Pemprov Kaltim menginginkan ke depan adanya perubahan besar terkait wilayah perbatasan ini. Jika dulu kawasan ini dianggap sebagai halaman belakang, maka ke depan harus menjadi halaman depan Provinsi Kalimantan,” tegas Rudy saat menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa.

Good Bye Isolasi Geografis!

Untuk mewujudkan visi “Halaman Depan” tersebut, Rudy menyatakan pembangunan infrastruktur di perbatasan kedua provinsi bakal digenjot demi memutus isolasi geografis yang selama ini menghambat masyarakat pedalaman.

Tak sekadar wacana, aksi nyata pun sudah dijadwalkan. “Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke wilayah Kutai Barat dan Mahakam Ulu untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur di sana. Kami berkomitmen dan berupaya keras agar infrastruktur di wilayah perbatasan harus bagus dan layak,” tambah Rudy.

Secara geografis dan historis, hubungan Kaltim dan Kaltara memang sudah sangat deep. Beberapa wilayah seperti Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau (Kaltim) berbatasan langsung serta punya interaksi sosial-ekonomi yang tinggi dengan Kaltara, terutama di kawasan Apau Kayan (Malinau).

Bukan Cuma Soal Ekonomi, tapi Soal Kehadiran Negara

Bagi Rudy, esensi dari kolaborasi lintas provinsi ini bukan melulu soal angka pertumbuhan ekonomi atau megahnya fisik infrastruktur, melainkan tentang humanity dan pemerataan hak dasar warga negara.

“Lebih dari itu, bagaimana pemerintah wajib hadir di tengah masyarakat perbatasan dan pedalaman Kaltim-Kaltara, sehingga mereka bisa mendapatkan akses pelayanan publik, kesehatan, dan pendidikan yang jauh lebih baik,” jelasnya.

Kaltara Sambut Baik: Kolaborasi adalah Kunci

Merespons visi besar tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, memberikan lampu hijau dan dukungan penuh. Pihaknya optimistis kerja sama ini akan membawa impact positif yang instan bagi kemajuan kedua provinsi bertetangga tersebut.

“Kami sangat senang, bangga, dan mendukung penuh kolaborasi ini. Sinergitas antara Pemprov Kaltim dan Kaltara harus terus terjalin erat agar konektivitas serta pembangunan di dua provinsi ini dapat berjalan beriringan dan saling melengkapi,” pungkas Ingkong Ala. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *