Derawan Gak Bakal “Lemot” Lagi! Pemkab Berau Gandeng Telkomsel Gaspol Sinyal di Destinasi Wisata
Tanjung Redeb, nusaetamnews.com : Kabar gembira buat para traveler dan pelaku usaha wisata di Bumi Batiwakkal! Wisata hits Pulau Derawan kini punya koneksi internet yang makin kencang. Pemkab Berau sukses menggandeng Telkomsel buat nge-booster kapasitas jalur telekomunikasi (bandwidth) di sana demi manjain wisatawan sekaligus dongkrak ekonomi lokal.
Gak tanggung-tanggung, kapasitas internet di Derawan yang tadinya cuma 750 Mbps, sekarang sudah resmi naik kelas jadi 1.200 Mbps (1,2 Gbps).
Respon Cepat Keluhan Wisatawan
Langkah ini diambil setelah Wakil Bupati Berau, Gamalis, melakukan gerak cepat (gercep) mengunjungi Kantor Telkom Regional IV Kalimantan di Balikpapan pekan lalu. Penambahan bandwidth ini adalah jawaban atas keluhan klasik: sinyal yang sering “ngos-ngosan” saat puncak liburan seperti Lebaran atau Tahun Baru.
“Sejak Januari hingga April ini, kunjungan wisatawan di Berau sudah tembus 201.852 orang. Dengan bertambahnya bandwidth, kita harap kunjungan makin meningkat karena akses digital makin lancar,” ujar Gamalis di Tanjung Redeb, Selasa (21/04/2026).
Tantangan “Blank Spot” di Negeri 13 Kecamatan
Meski Derawan sudah aman, Gamalis mengakui kalau urusan sinyal di Berau punya tantangan tersendiri karena wilayahnya yang luas dan terdiri dari banyak pulau. Selain Derawan, deretan destinasi kelas dunia lainnya seperti Maratua, Kakaban, Labuan Cermin, hingga Teluk Sulaiman masih punya tantangan jaringan yang beda-beda.
Pihaknya terus mendorong Telkom buat:
- Perkuat Infrastruktur: Biar kualitas jaringan tetap stabil meski banyak yang upload konten barengan.
- Perluas Cakupan: Mengurangi titik-titik lemah sinyal di kawasan yang jauh dari pusat infrastruktur.
- Transformasi Digital: Melayani kebutuhan 13 kecamatan dan 100 kampung agar ekonomi warga ikut tergerak.
Digitalisasi Sebagai Penggerak Ekonomi
Bagi Pemkab Berau, internet bukan cuma buat update Story Instagram, tapi sudah jadi urat nadi perekonomian warga di era digital. Gamalis menegaskan pentingnya sinergi kuat antara pemerintah dan penyedia layanan agar masalah blank spot bisa cepat diatasi.
“Layanan telekomunikasi jadi penggerak ekonomi. Kita pandang penting untuk terus mendorong percepatan transformasi digital agar keluhan masyarakat bisa cepat diatasi,” tutupnya. (ant/one)