Subscribe

Makin Serius Tekan Angka Kekerasan, Pemprov Kaltim Gaspol Program GERMAS dan BERLIANv

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang aman bagi tumbuh kembang anak. Lewat dua program andalan, GERMAS (Gerakan Ramah, Aman, dan Nyaman Anak) serta BERLIAN (Bersama Lindungi Anak), Kaltim berupaya memperkuat benteng perlindungan sekaligus menekan maraknya kasus kekerasan pada anak.

Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, usai memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda. Ia menekankan bahwa ekosistem yang aman dan suportif bagi generasi muda adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar.

Seno Aji menyampaikan harapannya agar Program GERMAS tidak sekadar jadi wacana di atas kertas, tetapi benar-benar mengeksekusi dampaknya secara merata hingga ke pelosok Kaltim.

Menurutnya, urusan menjaga anak-anak bukan cuma PR pemerintah. Perlindungan anak adalah gerakan kolektif yang butuh sinergi dari semua lapisan masyarakat untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kekerasan.

Ia menjelaskan bahwa perlindungan harus dimulai dari hulu, yaitu lewat peran aktif orang tua dan keluarga di rumah. Fondasi itu kemudian diperkuat oleh lingkungan sekolah dan diawasi secara luas oleh masyarakat.

Melalui Program BERLIAN, Pemprov Kaltim mengarahkan fokusnya pada pencegahan dari akar masalah, yakni dengan memperkuat ketahanan keluarga. Langkah edukasi dan sosialisasi masif terus digencarkan dengan menggandeng Tim Penggerak PKK serta berbagai organisasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Agar dampaknya berkelanjutan, seluruh perangkat daerah terkait, khususnya yang membidangi perlindungan anak dan pendidikan, diinstruksikan untuk bergerak cepat. Sekolah dituntut menjadi benteng pertahanan kedua setelah rumah yang mampu menjamin keselamatan fisik maupun mental anak-anak.

Seno Aji juga mengingatkan bahwa kemajuan Kaltim tidak boleh cuma berfokus pada modernisasi ekonomi dan megaproyek fisik semata. Pembangunan infrastruktur megah harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM sejak dini.

Bagi Pemprov Kaltim, memenuhi hak dasar anak seperti akses pendidikan berkualitas dan lingkungan yang aman adalah bentuk investasi jangka panjang yang sangat berharga. Menjaga anak-anak hari ini sama artinya dengan menyiapkan dan mengamankan masa depan calon pemimpin Kaltim di masa depan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *