Subscribe

Sindikat Curi Kabel Bawah Tanah Bikin Lampu Jalan Padam, DPRD Samarinda Minta Pelaku Dihukum Tegas dan Pengawasan Diperketat

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Komisi III DPRD Kota Samarinda mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada puluhan anggota sindikat pencurian kabel bawah tanah yang beraksi di Jalan AM Sangaji dan Jalan Hasan Basri. Langkah hukum maksimal dinilai sangat penting demi memberikan efek jera bagi para pelaku.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyayangkan aksi kejahatan yang terjadi di kawasan padat aktivitas tersebut. Menurutnya, ulah nekat para pencuri semestinya dapat diantisipasi apabila Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengoptimalkan fungsi pengawasan di lapangan.

Jajaran kepolisian setempat saat ini telah mengamankan 37 orang terduga pelaku. Sebanyak empat orang di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka, sementara 33 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif dengan status sebagai saksi.

Guna mencegah kasus serupa terulang, Deni meminta Pemerintah Kota Samarinda memperkuat sistem keamanan infrastruktur dengan memasang kamera pengawas (CCTV) yang aktif 24 jam di berbagai titik jalan krusial. Masyarakat juga diimbau lebih waspada dan tidak mudah terkecoh oleh oknum yang memakai atribut dinas atau pekerja teknis palsu saat beraktivitas di jalanan.

Aksi pencurian kabel bawah tanah ini berdampak langsung pada fasilitas publik. Jalur jalan seperti Jalan Dr. Soetomo hingga Jalan Pahlawan kini gelap gulita akibat jaringan kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) digondol kawanan pencuri.

Di sisi lain, pemerintah daerah belum bisa melakukan perbaikan secara menyeluruh pada fasilitas lampu jalan yang rusak akibat keterbatasan alokasi anggaran.

Deni menegaskan bahwa selain penjatuhan hukuman berat bagi pelaku, penguatan pengawasan berkala dari instansi Pemkot Samarinda beserta partisipasi warga menjadi kunci utama agar aset dan fasilitas umum kota tidak terus-menerus menjadi sasaran pencurian.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *