Tim Gabungan PPU Padamkan 5 Hektare Karhutla di Buluminung, Langsung Lanjut Padamkan Api di Riko
Penajam Paser Utara, nusaetamnews.com : Tim gabungan dari berbagai unsur di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 5 hektare di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam. Usai menaklukkan api di lokasi tersebut, petugas langsung bergerak cepat menangani kemunculan titik api baru di Kelurahan Riko.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, menjelaskan bahwa laporan karhutla di Kelurahan Buluminung masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pada Selasa (27/10) pukul 14.00 WITA.
Merespons laporan tersebut, tim dari Posko Sotek dan Posko Petung bergerak cepat menuju lokasi yang dipenuhi vegetasi pepohonan dan semak belukar. Proses pemadaman berlangsung intensif hingga pukul 23.00 WITA malam, dilanjutkan dengan tahap pendinginan untuk memastikan lahan benar-benar aman dari potensi perambatan api.
Penanganan di Buluminung melibatkan pengerahan armada Kajama Brandweer, tangki water supply, dan Kajama Fire Rescue. Operasi ini didukung personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, dibantu jajaran PT MHB, Lurah Buluminung, hingga Dinas Pertanian. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Usai penanganan di Buluminung, Pusdalops BPBD PPU kembali menerima laporan karhutla di Kelurahan Riko pada Rabu (28/10) sekitar pukul 11.32 WITA. Petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Di saat bersamaan, titik api lain juga terdeteksi kembali di area berbeda di Kelurahan Buluminung, sehingga tim dibagi untuk melakukan penanganan simultan.
Menyikapi maraknya titik api, Nurlaila mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah di area terbuka, mengingat kondisi cuaca yang masih cenderung kering dan berangin. Warga diminta segera melapor ke posko atau aparat terdekat jika melihat kemunculan asap maupun api yang mencurigakan.(ant/one)