Subscribe

Bantu 1.000 KPM Miskin, Dinsos Kaltim Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Berbasis Barang

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur memfokuskan penyaluran Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori miskin yang tersebar di 10 kabupaten/kota sepanjang tahun 2026.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kaltim, Saprudin Saida Panda, menjelaskan bahwa bantuan ini disalurkan secara proporsional berdasarkan tingkat kemiskinan dan keaktifan pemerintah daerah setempat.

Kota Samarinda memperoleh alokasi terbanyak yakni 150 KPM, disusul delapan kabupaten/kota lain yang masing-masing mendapat kuota 100 KPM, serta Kabupaten Mahakam Ulu sebanyak 50 KPM.

Bantuan yang diberikan senilai rata-rata Rp4 juta per sasaran. Saprudin menegaskan bahwa fasilitas ini diberikan murni dalam bentuk perlengkapan kerja maupun bahan baku usaha, bukan uang tunai. Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi skema tunai pada tahun-tahun sebelumnya yang dinilai kurang efektif.

Adapun kriteria penerima manfaat wajib terdaftar resmi pada desil 1 hingga 5 serta telah memiliki rintisan usaha skala kecil, seperti usaha kue, jualan minuman, jasa jahit, atau pengolahan pangan beku. Selain itu, skema bantuan yang dahulu berbasis kelompok kini dialihkan menjadi perorangan agar lebih tepat sasaran.

Hingga akhir Juli 2026, Dinsos Kaltim telah merampungkan penyaluran barang dan pelatihan di tujuh daerah. Sementara tiga daerah tersisa, yakni Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Berau, dijadwalkan tuntas pada September 2026.

Perkembangan pendapatan KPM bakal dipantau secara berkala tiap tiga bulan menggunakan sistem pemantauan digital bersama pendamping lapangan. Pada program tahun sebelumnya, sekitar 700 dari 1.000 KPM tercatat berhasil mengembangkan kapasitas usahanya. (ant/ome)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *