Subscribe

Targetkan Predikat Utama, Pemkab PPU Kebut Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak 2025-2029

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi menaikkan standar perlindungan anak. Melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) periode 2025-2029, Pemkab PPU berkomitmen memperkuat ekosistem tumbuh kembang anak yang lebih aman dan terjamin.

Langkah strategis ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi akan diperkuat melalui Peraturan Bupati (Perbup) untuk memastikan implementasi di lapangan berjalan maksimal.

“Penyusunan RAD KLA ini adalah komitmen lima tahun ke depan. Kami fokus pada penguatan kelembagaan dan pemenuhan lima klaster hak anak,” ujar Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapelitbang PPU, Kusnul Khotimah, Rabu (8/4/2026).

Lima Klaster Jadi Prioritas Utama

RAD KLA ini dirancang untuk menyentuh seluruh lini kehidupan anak di PPU. Target pemenuhan hak tersebut mencakup:

  • Hak Sipil dan Kebebasan: Memastikan setiap anak memiliki identitas dan suara.
  • Lingkungan Keluarga & Pengasuhan Alternatif: Memperkuat ketahanan keluarga.
  • Kesehatan dan Kesejahteraan: Akses medis dan gizi yang merata.
  • Pendidikan dan Budaya: Ruang belajar yang inklusif.
  • Perlindungan Khusus: Jaminan keamanan hingga tingkat desa dan kelurahan.

Mengejar Predikat ‘Utama’ yang Tertunda

Meski secara mandiri PPU berhasil mengantongi skor di atas 800—yang secara teoritis masuk kategori Nindya atau Utama—namun hasil evaluasi terakhir masih menempatkan PPU di kategori Madya. Celah inilah yang ingin ditutup melalui RAD terbaru.

Plt Kepala Bapelitbang PPU, Ade Rianto Embong Bulan, menekankan bahwa kunci sukses KLA adalah kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan isu anak tidak berdiri sendiri, melainkan berkelindan dengan isu krusial lainnya.

“Harmonisasi antarinstansi harus optimal. Ini termasuk penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan yang berdampak langsung pada kualitas hidup anak,” kata Ade Rianto.

Optimisme Berbasis Fasilitas

Pemkab PPU optimistis bisa meraih predikat KLA yang lebih tinggi dalam waktu dekat. Pasalnya, infrastruktur dasar di Bumi Kepemimpinan ini dinilai sudah cukup mumpuni.

“Dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga ketersediaan ruang bermain, PPU sudah memiliki modal yang kuat. Sekarang tinggal bagaimana kita menyelaraskan kerja sama antarlembaga agar hasilnya lebih nyata bagi anak-anak kita,” pungkas Ade Rianto.

Dengan RAD 2025-2029, PPU bersiap bertransformasi menjadi daerah yang benar-benar ramah bagi generasi masa depan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *