Subscribe

Gratispol Mulai Cair, 47.717 Mahasiswa Kaltim Sudah Terima Beasiswa

2 minutes read

SAMARINDA – Program bantuan pendidikan Gratispol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menunjukkan realisasi. Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 47.717 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim telah menerima bantuan tersebut.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengaku lega melihat program itu mulai dirasakan mahasiswa.

Tahun ini, total penerima ditargetkan mencapai 158.981 mahasiswa dengan anggaran disiapkan sebesar Rp1,377 triliun.

“Saya kemarin ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Balikpapan, mereka menyampaikan terima kasih karena sudah menerima bantuan Gratispol,” ujar Rudy Mas’ud dalam Morning Briefing di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (2/3/2026).

Ia berharap proses penyaluran berikutnya berjalan tanpa hambatan, sehingga seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat bisa menikmati bantuan tersebut.

Data dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim mencatat, pada tahap pertama bantuan disalurkan kepada 32.768 mahasiswa. Rinciannya, 18.296 mahasiswa PTN dan 14.472 mahasiswa PTS.

Dari jumlah itu, mahasiswa baru 2025 mendominasi dengan total 20.698 orang, terdiri atas 11.356 mahasiswa baru PTN dan 9.342 mahasiswa baru PTS. Sementara mahasiswa semester 4, 6 dan 8 yang menerima bantuan berjumlah 12.070 orang, masing-masing 6.940 mahasiswa PTN dan 5.130 mahasiswa PTS.

Untuk tahap kedua, bantuan kembali digelontorkan kepada 14.949 mahasiswa, yakni 8.190 mahasiswa PTN dan 6.759 mahasiswa PTS.
Jika dijumlahkan, hingga akhir Februari sudah 47.717 mahasiswa yang merasakan langsung program tersebut. Angka ini masih akan bertambah seiring proses verifikasi dan pencairan berikutnya.

Tak hanya mahasiswa, Pemprov Kaltim juga bersiap menyalurkan bantuan insentif bagi guru non-ASN pada Maret ini. Insentif diberikan untuk tiga bulan pertama tahun 2026, yakni Januari hingga Maret. Tahun lalu, sedikitnya 23.007 guru PAUD, TK, SD dan SMP non-ASN menerima insentif Rp500 ribu per bulan.

Bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban para guru yang selama ini mengajar dengan keterbatasan kesejahteraan, sekaligus menjaga semangat mereka di ruang-ruang kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *