Subscribe

Wawali Balikpapan Sentil Kedisiplinan Pegawai: ASN dan PPPK Wajib Kasih Pelayanan Terbaik, No Excuse!

2 minutes read

Balikpapan, nusaetamnews.com : Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kota setempat. Para bos OPD diminta memperketat pengawasan disiplin pegawai demi menjaga kualitas pelayanan publik agar tidak kendor.

“Pemerintah kota tugasnya melayani masyarakat. Tidak ada perbedaan tugas dan kewajiban, baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Semua harus disiplin,” tegas Bagus di Balikpapan, Kamis.

Bagus menekankan bahwa pimpinan OPD memegang peran sentral sebagai motor penggerak kedisiplinan di internal instansi masing-masing. Ia meminta para atasan tidak bersikap pasif dan lebih peka dalam memantau aktivitas serta kehadiran bawahannya selama jam kerja berlangsung.

Berawal dari Sorotan Publik, Saatnya Evaluasi Total

Instruksi ini bukan tanpa alasan. Langkah tegas diambil menyusul adanya sorotan tajam terkait kinerja dan tingkat kehadiran pegawai di sejumlah perangkat daerah yang dinilai perlu dievaluasi total. Bagi Bagus, masukan dan kritik pedas dari masyarakat mengenai kedisiplinan aparatur adalah bahan introspeksi penting bagi birokrasi Pemkot Balikpapan untuk terus berbenah.

Respons Tegas Wakil Wali Kota:

“Jika ada laporan mengenai rendahnya kedisiplinan, harus diterima sebagai momentum perbaikan. Segera lakukan pembenahan diri dan jangan dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya.

Sanksi Pelanggaran: Bola Panas Ada di Tangan OPD

Terkait sanksi bagi pegawai yang nekat melanggar aturan, Bagus menjelaskan bahwa penanganan teknis akan dikembalikan penuh kepada masing-masing OPD berdasarkan regulasi kepegawaian yang berlaku.

Meski begitu, Pemkot Balikpapan melalui jajaran pimpinan akan terus memfasilitasi dan mengawasi jalannya penegakan disiplin tersebut secara berjenjang. Ia mengingatkan bahwa profesionalitas adalah harga mati dalam menjalankan roda pemerintahan.

Penguatan disiplin internal ini diharapkan mampu mengembalikan performa pelayanan publik di Balikpapan agar tetap optimal, responsif, dan akuntabel terhadap kebutuhan warga.

“Kami di tingkat pimpinan sifatnya memfasilitasi dan mengawasi, sedangkan OPD yang lebih memahami secara teknis langkah apa yang harus diambil terhadap bawahannya sesuai aturan,” pungkas Bagus. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *