Subscribe

Tangkal Hacker, Pemprov Kaltim Gandeng Raksasa Siber Korea Selatan Benteng Server Daerah

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com :  Sadar akan bahaya laten serangan siber yang kian brutal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengambil langkah berani. Pemprov Kaltim resmi menggandeng pakar keamanan siber dan lembaga teknologi top asal Korea Selatan untuk membentengi seluruh infrastruktur digital daerah dari ancaman peretasan fatal.

Kolaborasi internasional bersama Korea Internet & Security Agency (KISA) dan LS Ware ini dimatangkan lewat agenda Seminar Keamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digelar di Samarinda, Selasa (09/06/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa transformasi digital pemerintahan yang masif akan menjadi bumerang berbahaya jika tidak diimbangi dengan sistem pertahanan informasi yang super ketat.

“Semakin banyak sistem yang terintegrasi, semakin besar pula risiko yang dihadapi. Saat ini semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergantung pada sistem dan server yang sama. Jika keamanannya lemah, dampaknya bisa sangat berbahaya,” cetus Faisal.

Sepanjang 2025: Website Pemprov Kaltim Dihujani 350+ Serangan Siber

Faisal membongkar data mengejutkan bahwa sepanjang tahun 2025 lalu, tercatat ada lebih dari 350 kali upaya serangan siber ilegal yang mencoba menjebol website resmi pemerintah daerah.

Namun, Faisal mengingatkan bahwa musuh utama pertahanan siber bukan cuma kode program jahat (malware), melainkan kelalaian manusia (human error). Oleh karena itu, upgrade skill dan kapasitas SDM pengelola digital menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

“Regulasi dan standar kita sudah siap, mulai dari sertifikasi ISO hingga Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Namun fondasi terpenting dari sistem pertahanan ini tetap berada pada perilaku penggunanya,” tambah Head of UBT PT Sucofindo, Sugeng Prayitno, mengamini pentingnya kesadaran individual dari tiap ASN.

Dapat Mentoring Langsung dari Ahli Teknologi Dunia

Dalam seminar kelas dunia ini, perwakilan OPD dan Diskominfo kabupaten/kota se-Kaltim langsung dibekali ilmu taktis dari para jawara teknologi lintas negara:

  • Peta Ancaman Global: Dipaparkan langsung oleh Director of KISA, Kwon Hyun-o.
  • Pusat Komando Pertahanan Siber (CSOC): Dikupas tuntas oleh Iman Karmawijaya dari LSware Indonesia.
  • Standar Keamanan Internasional (ISO 27001): Dibedah oleh Miftachus Tsaqif Ramadhana dari PT Sucofindo.
  • Keamanan Dokumen Digital: Edukasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) oleh tim Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Sinergi high-level ini juga dihadiri langsung oleh sejumlah bos besar teknologi asal negeri ginseng, di antaranya Vice President LS Ware Inc Benneth Lee dan President Director of LS Ware Indonesia Kim Man Sun.

Melalui kemitraan strategis internasional ini, Pemprov Kaltim optimistis bisa membangun ekosistem digital yang tangguh, andal, dan terpercaya guna menjamin keamanan seluruh data pelayanan publik digital di Benua Etam. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *