Susul SMAN 10 Samarinda, SMA KPS Balikpapan Resmi Sandang Status “Sekolah Unggul Garuda” 2026
Samarinda, nusaetamnews.com : Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Benua Etam. Provinsi Kalimantan Timur kini resmi memiliki dua Sekolah Garuda. Kepastian ini didapat setelah SMA Nasional KPS Balikpapan ditetapkan sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026, menyusul jejak sukses SMA Negeri 10 Samarinda yang meraih predikat serupa pada tahun 2025 lalu.
“Kami mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini dan semoga kepercayaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kita,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, di Samarinda, Senin.
Penetapan bergengsi yang disahkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini menempatkan SMA KPS Balikpapan dalam jajaran elite 30 sekolah unggulan terpilih secara nasional.
Mengapa Terpilih? Ini Indikator Penilaiannya
Armin membeberkan bahwa kompetisi untuk meraih predikat ini sangat ketat. Kementerian tidak asal pilih dan melihat beberapa indikator utama pada performa sekolah, di antaranya:
- Potensi Akademik: Rekam jejak dan prestasi akademik siswa yang mumpuni.
- Penguatan Karakter: Keberhasilan program pembentukan karakter dan etika siswa di lingkungan sekolah.
- Pemerataan Akses: Komitmen nyata sekolah dalam mendukung akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas.
Siap Jadi Center of Excellence di Kaltim
Menyandang status sebagai Sekolah Garuda membawa tanggung jawab baru. SMA KPS Balikpapan kini dituntut siap bertindak sebagai pusat keunggulan (center of excellence) di daerahnya.
“Peran sebagai pusat keunggulan ini sangat vital guna memberikan inspirasi positif, sekaligus mendorong percepatan transformasi pendidikan secara menyeluruh di daerah sekitarnya,” jelas Armin. Langkah ini disiapkan secara matang demi mencetak SDM unggul lokal yang punya daya saing global.
2 Strategi Disdikbud Kaltim Genjot Kualitas Guru
Demi mengimbangi status sekolah unggul tersebut, Disdikbud Kaltim langsung tancap gas menyiapkan dua strategi utama untuk mendongkrak kompetensi para guru dan tenaga kependidikan:
- Pelatihan Komprehensif: Memberikan upgrade wawasan, keterampilan baru, serta pengayaan materi ajar bagi guru hingga kepala sekolah.
- Pendampingan Intensif: Melakukan monitoring dan pendampingan berkala agar ilmu yang didapat dari pelatihan benar-benar diterapkan secara nyata di ruang kelas. (ant/one)