Sokong Penyangga IKN, Klinik Pratama Santo Borromeus Resmi Beroperasi di Sepaku
Penajam, nusaetamnews.com : Ekosistem kesehatan di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mendapat amunisi baru. Klinik Pratama Santo Borromeus resmi memulai operasionalnya di kawasan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (4/5/2026).
Langkah ini dinilai strategis untuk mengimbangi lonjakan populasi dan mobilitas tinggi di wilayah yang bersinggungan langsung dengan pusat pemerintahan baru tersebut.
Jawab Tantangan Lonjakan Penduduk
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemkab PPU, Margono Hadisutanto, menegaskan bahwa kehadiran fasilitas kesehatan (faskes) swasta sangat krusial di tengah transformasi besar-besaran IKN.
“Ini adalah upaya memperluas akses layanan di wilayah penyangga. Dengan pertumbuhan penduduk di Sepaku yang masif, kebutuhan layanan kesehatan dipastikan meningkat signifikan,” jelas Margono.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar layanan kesehatan di PPU tetap up-to-date, baik dari sisi tenaga medis, kelengkapan sarana, hingga sistem rujukan yang efektif.
Lebih dari Sekadar Pengobatan
Klinik Pratama Santo Borromeus tidak hanya diproyeksikan sebagai tempat berobat. Ketua Panitia Pembangunan, Frederik Jhon, menyebut faskes ini memiliki misi edukasi untuk mendukung program kesehatan pemerintah daerah secara berkelanjutan.
“Tantangan kita bukan cuma soal fisik bangunan, tapi bagaimana memastikan layanan kesehatan itu merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di tengah transformasi IKN,” ungkap Frederik.
Poin Penting Kehadiran Klinik:
- Aksesibilitas: Mempermudah warga Maridan dan sekitarnya mendapatkan layanan dasar tanpa harus menempuh jarak jauh.
- Mitra Pemerintah: Menjadi penyambung lidah program kesehatan nasional dan daerah di tingkat akar rumput.
- Penguatan Infrastruktur: Menambah daftar fasilitas publik yang siap menyokong aktivitas masyarakat di gerbang IKN.
Kehadiran klinik ini diharapkan menjadi trigger bagi munculnya fasilitas pendukung lainnya, memastikan bahwa kemajuan IKN juga membawa dampak nyata bagi kualitas hidup warga di wilayah sekitarnya. (ant/one)