Sikat Koruptor, Polda Kaltim Selamatkan Aset Negara Rp76 Miliar Sepanjang 2025
Balikpapan, nusaetamnews.com : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Timur sukses mencatatkan prestasi gemilang dalam pemberantasan korupsi. Tak main-main, aset negara senilai Rp76 miliar berhasil diamankan sepanjang tahun 2025.
Keberhasilan ini membawa Polda Kaltim menyabet Peringkat Pertama Nasional dalam kategori Penyelamatan Aset Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025.
Sabet Penghargaan Tertinggi di Jakarta
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, kepada Kapolda Kaltim, Irjen Pol Bambang Yugo Pamungkas, dalam Rakernis Kortastipidkor yang digelar di Jakarta, 26–28 April 2026.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari profesionalisme jajaran Ditreskrimsus dalam menangani perkara krusial, mulai dari pengadaan barang hingga proyek infrastruktur.
“Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat untuk memperkuat kualitas penanganan perkara dan mendukung penuh program prioritas pemerintah,” tegas Yuliyanto di Balikpapan, Kamis (30/4).
Kolaborasi Lintas Institusi
Kunci keberhasilan penyelamatan aset bernilai fantastis ini terletak pada sinergi ketat antara Polda Kaltim dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan. Proses audit yang akuntabel memastikan setiap rupiah yang dikorupsi bisa kembali ke kas negara secara resmi.
Highlights Penanganan Kasus Polda Kaltim 2025:
- Total Aset Diselamatkan: Rp76 Miliar.
- Fokus Kasus: Pengadaan barang dan jasa serta proyek infrastruktur daerah.
- Prestasi: Peringkat 1 Nasional Penyelamatan Aset Tipikor.
Target 2026: Tata Kelola Bersih
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Bambang Yugo Pamungkas, menyebut capaian ini sebagai bukti nyata dedikasi personelnya di lapangan. Ia berharap tren positif ini berlanjut pada tahun 2026, terutama dalam mengawal implementasi KUHP dan KUHAP nasional yang baru.
“Kami berkomitmen mempertahankan kinerja ini. Penyelamatan aset Rp76 miliar adalah catatan penting bagi kami untuk terus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” pungkasnya. (ant/one)