Rudy Mas’ud Dinobatkan Jadi Tokoh Transformasi Pendidikan
BALIKPAPAN – Transformasi pendidikan Kalimantan Timur mendapat pengakuan di tingkat regional. Pemerintah Provinsi Kaltim meraih penghargaan Pelopor Inovasi Pendidikan dan SDM Unggul dalam ajang Tribun Kaltim Awards 2026.
Tak hanya pemerintah provinsi, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud juga dinobatkan sebagai Pelopor Transformasi Pendidikan Berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diterima Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin yang mewakili Gubernur Rudy Mas’ud pada malam penganugerahan di Ballroom Hotel MaxOne Balikpapan, Kamis (30/7/2026).
Penghargaan ini menjadi penanda bahwa agenda pendidikan Kaltim tak lagi sekadar berbicara soal pembangunan sekolah dan peningkatan akses, tetapi mulai bergerak pada transformasi pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim Ririn Sari Dewi menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa ditopang pemerintah seorang diri.
“Pemerintah menyusun kebijakan, dunia usaha membuka peluang, perguruan tinggi menyiapkan sumber daya manusia, termasuk media yang menyampaikan informasi yang mencerahkan,” katanya.
Bagi Pemprov Kaltim, penghargaan tersebut bukan garis akhir. Justru menjadi pemacu untuk memperkuat pelayanan publik, terutama memastikan akses pendidikan semakin terbuka dan berkualitas.
Pemprov Kaltim terus mendorong berbagai program strategis, termasuk Gratispol dan Jospol, untuk mengurangi hambatan biaya yang selama ini menjadi salah satu persoalan masyarakat dalam mengakses pendidikan.
“Kami ingin memastikan semakin banyak anak-anak Kaltim dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya,” ujarnya.
Namun, tantangan pendidikan hari ini tidak berhenti pada persoalan biaya. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat menuntut generasi muda memiliki kompetensi, keterampilan, karakter, sekaligus kemampuan beradaptasi.
Karena itu, transformasi pendidikan harus dibangun secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.
“Di sinilah kolaborasi menjadi sangat penting. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.
Penghargaan tersebut juga dipersembahkan kepada para guru, dosen dan tenaga kependidikan yang berada di garis depan mencetak generasi masa depan Kaltim.
“Sesungguhnya penghargaan ini milik banyak pihak. Milik para guru yang setiap hari mendidik anak-anak kita, para dosen, serta seluruh tenaga kependidikan yang terus berkontribusi mencerdaskan generasi bangsa,” katanya.
Malam Tribun Kaltim Awards 2026 turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, serta Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyastho.
Penghargaan itu sekaligus mempertegas satu pesan bahwa masa depan Kaltim tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan investasi, tetapi juga oleh seberapa serius daerah ini menyiapkan manusia yang mampu mengisi dan menggerakkan kemajuan tersebut.