Proyek Hijau IKN: OIKN, UGM, dan PAMA Kolaborasi Sulap Zona Rimba Jadi Rumah Satwa Liar
Penajam, nusaetamnews.com : Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak melulu soal beton dan infrastruktur fisik. Lewat kolaborasi bareng Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), OIKN tancap gas melakukan aksi penanaman pohon massal di kawasan Wanagama, Zona Rimba Kota B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kecamatan Sepaku, Jumat.
Aksi hijau yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini merupakan langkah konkret untuk mengembalikan ekosistem hutan hujan tropis di ibu kota baru.
“Kegiatan penanaman pohon ini komitmen bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pembangunan fisik saja, tetapi juga pada upaya mengembalikan kehidupan alam agar dapat tumbuh berdampingan dengan aktivitas manusia,” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di Sepaku.
Satwa Liar Mulai “Mudik” ke IKN
Upaya restorasi ini diklaim mulai membuahkan hasil nyata. Berdasarkan laporan resmi OIKN, ekosistem sehat yang mulai terbentuk sukses memancing kembalinya sejumlah satwa endemik yang sempat menjauh akibat aktivitas pembukaan lahan.
Saat ini, beberapa satwa liar yang mulai sering terpantau di kawasan IKN meliputi:
- Beruang Madu
- Lutung Merah
- Rusa Sambar
- Berbagai jenis burung hutan
“Ekosistem yang dibangun mulai hidup dan memberikan ruang bagi keanekaragaman hayati untuk berkembang,” tambah Basuki, optimistis target smart forest city berjalan on the track.
Hub Pendidikan & Kolaborasi Tiga Sektor
Kawasan Wanagama yang menjadi lokasi penanaman ini memiliki luas 621 hektare. Lahan ini diproyeksikan menjadi pusat pendidikan, penelitian, sekaligus restorasi ekosistem hutan hujan tropis.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyatakan bahwa keterlibatan akademisi dalam proyek ini adalah investasi jangka panjang. UGM siap mengawal IKN agar benar-benar menjadi role model kota masa depan yang berkelanjutan.
Senada dengan UGM, Perwakilan PT Pamapersada Nusantara, Gunawan Setiadi, menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta merupakan bentuk komitmen korporasi terhadap konservasi lingkungan dan penyediaan ruang belajar berbasis alam.
Melalui sinergi triple helix—pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha—IKN diharapkan mampu membuktikan bahwa modernisasi kota masa depan bisa berjalan beriringan tanpa harus mengorbankan kelestarian alam. (ant/one)