Budaya Hijau IKN: OIKN dan Perbanas Tanam 1.153 Pohon di Embung KIPP
Penajam, nusaetamnews.com : Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) berkolaborasi memperluas paru-paru hijau ibu kota baru. Sinergi ini diwujudkan lewat aksi penanaman 1.153 pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Embung H Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kecamatan Sepaku, Sabtu.
Aksi ini menegaskan komitmen bahwa pembangunan IKN tidak sekadar berfokus pada infrastruktur fisik dan gedung-gedung beton, melainkan juga pada pembentukan ekosistem kota yang selaras dengan alam.
“Kegiatan menanam pohon telah menjadi bagian dari budaya yang terus dijaga di IKN. Sampai saat ini sudah lebih dari 16 hektare area ditanami pohon sejak 2024,” ujar Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, di Sepaku.
Perluas Ruang Hijau lewat Berbagai Varietas
Penghijauan massal di area Embung H ini melibatkan ribuan bibit pohon endemik hingga tanaman produktif. Langkah ini diambil untuk mempercepat penguatan struktur tanah sekaligus memperkaya keanekaragaman hayati di KIPP.
Berikut adalah jenis pohon yang ditanam dalam kolaborasi bersama Perbanas:
- Pohon Hutan/Endemik: Balangeran, meranti, kapur, kapuk, ketapang laut, dan trembesi.
- Tanaman Produktif: Berbagai jenis tanaman buah dan kemiri.
Setiap pohon yang tertanam diklaim menjadi simbol kontribusi nyata dari lintas sektor dalam memitigasi perubahan iklim di ibu kota baru Indonesia.
Gerakan Kolektif Jadi Aksi Iklim Sehari-hari
Basuki menambahkan, agenda penghijauan di IKN dilakukan secara berkala dan bersifat inklusif. OIKN membuka ruang lebar bagi komunitas, korporasi, hingga masyarakat sipil yang ingin berkontribusi langsung dalam menghijaukan IKN.
Melalui keterlibatan aktif Perbanas, OIKN berharap aksi pelestarian lingkungan ini mampu memicu kebiasaan kolektif bagi semua pihak. Tujuannya jelas: menjadikan aksi iklim bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari gaya hidup dan rutinitas sehari-hari di masa depan. (ant/one)