Subscribe

Pangdam VI/Mulawarman Ingatkan Bahaya Narasi Provokatif dan Hoaks di Ruang Digital

1 minute read

Balikpapan, nusaetamnews.com : Penyebaran informasi yang tidak terverifikasi di ruang digital kini menjadi perhatian serius aparat keamanan. Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak memilah informasi dan mewaspadai narasi berlebihan di media sosial yang berpotensi memicu provokasi serta mengganggu stabilitas sosial.

Mayjen TNI Krido Pramono menyoroti fenomena di mana isu-isu kecil kerap diperbesar melalui bungkus narasi provokatif. Kecepatan arus informasi dan pola konsumsi masyarakat yang menyukai potongan konten pendek sering kali membuat suatu masalah berkembang tanpa kendali, padahal belum tentu berbasis data yang akurat. Situasi ini rentan dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menciptakan keresahan publik.

Menghadapi tantangan tersebut, Pangdam menekankan peran vital jurnalis dan insan pers sebagai pilar penyedia informasi yang sah, terverifikasi, dan terpercaya. Media massa diharapkan terus menjaga kualitas pemberitaan demi mengimbangi banjir informasi liar di ruang digital sekaligus menghadirkan sudut pandang yang jernih bagi masyarakat.

Guna mencegah dampak buruk dari disinformasi digital, kolaborasi erat antara aparat keamanan, pemerintah, dan insan pers menjadi kunci utama. Komunikasi yang sehat dan transparan diyakini mampu membendung narasi menyesatkan, sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga dan masyarakat tidak mudah terprovokasi. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *