Subscribe

Koneksi IKN: Jembatan Sungai Riko Butuh Rp1,2 Triliun, Pemprov Kaltim Mulai Lelang Amdal & DED

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews : Proyek strategis penghubung Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan progres. Pembangunan Jembatan Sungai Riko diperkirakan bakal menelan investasi fantastis mencapai Rp1,2 triliun.

Pj Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini bukan sekadar akses transportasi biasa, melainkan urat nadi penyangga IKN yang sangat krusial.

“Kesiapan infrastruktur sangat penting dan strategis untuk mendukung kawasan IKN,” ujar Mudyat Noor di Penajam, Rabu (29/4/2026).

Pangkas Jarak, Buka Keran Investasi

Jembatan Sungai Riko dirancang sebagai jalan pendekat utama dari Jembatan Pulau Balang menuju IKN. Jalurnya akan melintasi Kelurahan Pantai Lango, Gersik, Jenebora, hingga Buluminung.

Tak hanya soal IKN, jembatan ini diproyeksikan menjadi game changer bagi ekonomi lokal PPU karena:

  • Akses Industri: Membuka jalur cepat menuju Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Buluminung.
  • Logistik Pelabuhan: Mempermudah konektivitas ke Pelabuhan Benuo Taka.
  • Peluang Usaha: Memicu pertumbuhan UMKM dan investasi di wilayah penyangga.

Pemprov Kaltim Kucurkan Rp8 Miliar untuk “Review” Proyek

Karena estimasi biaya yang mencapai Rp1,2 triliun melampaui kapasitas APBD Kabupaten, skema pembiayaan akan melibatkan sinergi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Pemerintah Pusat.

Sebagai langkah awal, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan Rp8 miliar untuk evaluasi (review) dokumen Detail Engineering Design (DED) serta Feasibility Study (FS).

“Proses evaluasi DED dan pra-FS sudah masuk tahap lelang. Targetnya rampung dalam sembilan bulan atau sebelum akhir tahun ini,” jelas Mudyat. Hasil evaluasi inilah yang nantinya akan disodorkan ke pusat untuk mendapatkan kucuran dana konstruksi lanjutan.

Spesifikasi Teknis: Bentang 500 Meter di Atas Rawa

Mengingat kondisi geografis lokasi yang didominasi kawasan rawa, jembatan ini dirancang dengan spesifikasi khusus:

  • Bentang Utama: 500 Meter.
  • Jembatan Pendekat: Sekitar 1 Kilometer.

Mudyat optimistis, dengan terbangunnya Jembatan Sungai Riko, konektivitas antarwilayah di Kaltim akan semakin kokoh, mempercepat mobilisasi logistik, dan memastikan PPU tidak hanya menjadi penonton dalam masifnya pembangunan Ibu Kota Nusantara. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *