Subscribe

Kloter 8 Berangkat! 148 Jamaah Haji PPU Resmi Menuju Tanah Suci Hari Ini

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Perjalanan spiritual jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, resmi dimulai. Sebanyak 148 jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Kamis (7/5/2026).

Setelah masuk Asrama Haji Embarkasi Balikpapan sejak kemarin, para jamaah kini bersiap memulai rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Detail Keberangkatan: Gabung Samarinda & Kaltara

Plt. Kepala Kantor Kemenag PPU, Budi Atmaja, mengonfirmasi bahwa jamaah asal PPU tidak berangkat sendirian dalam satu pesawat penuh. Berikut adalah rinciannya:

  • Komposisi Jamaah PPU: 61 laki-laki dan 87 perempuan.
  • Total Kloter 8: 360 orang (termasuk petugas).
  • Kolaborasi Wilayah: Jamaah PPU bergabung dengan rombongan dari Kota Samarinda dan Provinsi Kalimantan Utara.
  • Jadwal Kepulangan: Direncanakan mendarat kembali di tanah air pada 17 Juni 2026.

“Pelayanan optimal mulai dari persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan adalah komitmen konkret kami. Haji adalah perjalanan tentang kesabaran dan kebersamaan,” ujar Budi Atmaja.

Pesan Bupati: Waspada Cuaca Ekstrem & Fisik

Bupati PPU, Mudyat Noor, memberikan highlight khusus mengenai tantangan di lapangan. Menurutnya, niat tulus saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesiapan fisik yang matang.

Ada tiga poin utama yang ditekankan Mudyat untuk para jamaah:

  1. Stay Healthy: Cuaca ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi.
  2. Follow the Rules: Jamaah wajib patuh pada arahan petugas di lapangan demi keamanan.
  3. Solidaritas: Menjaga kekompakan antarjamaah sangat krusial di tengah kepadatan prosesi haji.

“Kondisi di Tanah Suci tidak selalu mudah. Menjaga kesehatan dan mengikuti instruksi petugas adalah kunci agar ibadah berjalan lancar,” tegas Mudyat.

Standardisasi Pelayanan

Selain kesiapan jamaah, Mudyat juga menyoroti pentingnya responsivitas petugas. Kualitas pembinaan pra-keberangkatan hingga kesiapan sistem pelayanan haji tahun ini diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis yang mungkin terjadi di lapangan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *