Kemenhut dan World Bank Targetkan Rehabilitasi 6.486 Hektare Mangrove di Kaltim
Samarinda, nusaetamnews.com : Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengeksekusi program Mangroves for Coastal Resilience* (M4CR) berdukungan dana Bank Dunia untuk merehabilitasi 6.486 hektare kawasan bakau di Kalimantan Timur sepanjang 2026. Asisten DMPM M4CR Kaltim Irwan Gunawan menjelaskan bahwa program pemulihan ekosistem pesisir ini melibatkan 38 kelompok masyarakat (pokmas) lokal.
Pelaksanaan penanaman bakau ini terbagi ke dalam beberapa tahapan progres lapangan:
Penanaman Berjalan: 2 pokmas telah merampungkan kesepakatan lebih awal dan tengah menanam bakau di area seluas 151 hektare.
Persiapan Lahan: 24 pokmas asal Kabupaten Kutai Kartanegara baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (SPKS Swakelola Tipe IV) untuk menggarap lahan seluas 1.276 hektare dengan tenggat waktu pengerjaan 90 hari.
Tahap Administrasi: 12 pokmas selebihnya masih menunggu jadwal penandatanganan akad untuk menggarap sisa ribuan hektare target rehabilitasi.
Guna menjaga akuntabilitas, seluruh pokmas penerima hibah telah melalui tahap negosiasi harga bersama PPK III Wilayah Kaltim serta mendapatkan pembekalan langsung dari Aparat Penegak Hukum (APH) terkait tata kelola dana hibah swakelola agar proses penanaman berjalan transparan dan terhindar dari pelanggaran hukum. (ant/one)