Subscribe

IKN Jadi Living Laboratory: Otorita Gandeng 4 Kampus Top Indonesia Garap Riset hingga SDM Lokal

3 minutes read

Nusantara, nusaetamnews.com : Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin memperkuat fondasi akademiknya. Otorita IKN resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan empat perguruan tinggi terkemuka Indonesia di Kantor Otorita IKN, Selasa (09/06/2026). Langkah strategis ini diambil guna menyulap ibu kota baru tersebut menjadi pusat pertumbuhan dan inovasi masa depan.

Empat kampus yang resmi bersinergi dengan Otorita IKN tersebut adalah:

  1. Universitas Padjadjaran (Unpad)
  2. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang
  3. Universitas Sebelas Maret (UNS)
  4. Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

Kolaborasi berskala besar ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, peningkatan kapasitas SDM, hingga pemanfaatan IKN sebagai laboratorium hidup (living laboratory) bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi mutakhir.

Ruang Kolaborasi Nyata bagi Mahasiswa & Fakultas Teknik

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa membangun IKN membutuhkan sokongan inovasi dari dunia akademik. Kampus memegang peran krusial dalam mencetak talenta masa depan yang siap menjawab tantangan pembangunan fisik maupun sosial di Nusantara.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi perguruan tinggi, khususnya fakultas-fakultas teknik dan bidang ilmu lainnya, untuk terlibat langsung dalam pembangunan IKN. Nusantara dapat menjadi tempat belajar yang nyata bagi mahasiswa sekaligus ruang kolaborasi dalam pengembangan berbagai solusi pembangunan,” ujar Bimo.

Selain fokus pada mahasiswa penemu inovasi, Bimo menyebut penguatan kapasitas SDM lokal di sekitar kawasan IKN juga menjadi prioritas utama. Otorita IKN ingin memastikan warga lokal tidak menjadi penonton, melainkan motor penggerak transformasi Nusantara melalui bekal keterampilan yang mumpuni.

Solusi Berbasis Riset & Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan jembatan emas bagi dunia akademik untuk berkontribusi nyata pada proyek strategis nasional. Menurutnya, sinergi ini akan melahirkan solusi-solusi pembangunan yang berbasis pada riset ilmiah terukur.

Senada dengan Hartono, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., menyambut antusias kolaborasi ini. Ia memproyeksikan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di IKN akan berjalan sangat dinamis.

“Ke depan akan terlaksana kolaborasi antara IKN dan perguruan tinggi terutama dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi kegiatan riset, belajar mengajar, praktik kerja lapangan atau magang, serta pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan kontribusi terbaik bagi IKN sebagai pusat peradaban bangsa di masa depan,” jelas Ahmad.

Genjot Pendidikan Berbasis STEM Menuju 2045

Sinergi besar ini juga berjalan tegak lurus dengan amanat Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 4 Tahun 2026 tentang Peta Jalan Pendidikan Ibu Kota Nusantara 2025–2045.

Dalam peta jalan tersebut, perguruan tinggi didorong menjadi motor penggerak dalam memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Fokus utama diarahkan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) guna memicu lahirnya inovasi, mendongkrak daya saing nasional di kancah global, sekaligus mengawal transformasi ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *