Subscribe

HUT ke-61 Bankaltimtara, Harum Tantang Direksi: Pelayanan Harus Setara Bintang Lima!

4 minutes read

SAMARINDA – Usia 61 tahun bukan alasan bagi Bankaltimtara untuk berpuas diri. Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, bank milik daerah ini dituntut berbenah, mempercepat pelayanan, memperkuat inovasi digital dan memberikan pengalaman terbaik kepada nasabah.
Pesan tegas itu disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat menghadiri resepsi syukuran HUT ke-61 Bankaltimtara bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di Ruang Semayang, Kantor Pusat PT BPD Kaltim Kaltara, Rabu (14/10/2026).
Harum, sapaan Rudy Mas’ud, menegaskan pelayanan premium harus menjadi standar bagi seluruh nasabah, bukan sekadar fasilitas eksklusif bagi kelompok tertentu.
“Para nasabah kita itu perlu dimanjakan, perlu dilayani. Itu sudah menjadi kewajiban kita. Berikan mereka pelayanan yang premium,” tegas Harum.
Menurutnya, nasabah harus mendapatkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam setiap transaksi. Bankaltimtara juga perlu menghadirkan layanan prioritas, pendampingan personal, serta fasilitas berkualitas tinggi tanpa mengabaikan hak nasabah lainnya.
“Nasabah kita ini harus mendapat kekhususan. Pelayanan kita harus prioritas setara bintang lima,” ujarnya.

Salah satu sorotan Harum adalah lamanya proses pelayanan perbankan. Ia mengingatkan kualitas layanan tidak cukup diukur dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari seberapa cepat dan tepat kebutuhan nasabah ditangani.
“Jangan ada istilah, masuk muda tapi saat keluar sudah tua. Sebab, proses pelayanan terlalu lama. Ini tantangan Bankaltimtara ke depan,” ungkapnya.
Pernyataan itu menjadi penekanan agar Bankaltimtara mengevaluasi proses bisnis, memangkas waktu tunggu, dan memanfaatkan teknologi untuk membuat pelayanan lebih efisien.
Di tengah perubahan perilaku masyarakat yang menginginkan layanan serba cepat, bank daerah harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Jika tidak, nasabah memiliki semakin banyak pilihan untuk memindahkan transaksi dan kebutuhan keuangannya ke bank lain.

Persaingan tersebut, kata Harum, semakin nyata dengan masuknya Bank Jatim ke Kalimantan Timur.

“Jumat lalu Bank Jatim resmi masuk ke Kaltim. Artinya, tidak lama lagi bisa masuk Bank Jateng, Bank DKI, dan Bank Jabar. Ini tantangan bagi kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah,” bebernya.

Kehadiran bank lain semestinya menjadi pemacu bagi Bankaltimtara untuk meningkatkan daya saing, bukan justru menjadi alasan untuk bertahan dengan pola pelayanan lama.

Jemput Bola, Jangan Hanya Menunggu Nasabah

Selain membenahi layanan di kantor, Harum meminta Bankaltimtara lebih agresif menjangkau potensi ekonomi di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.
Strategi jemput bola dinilai penting agar layanan perbankan semakin dekat dengan pelaku usaha, khususnya sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
Bankaltimtara diharapkan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi aktif membangun hubungan dengan nasabah, memperluas akses pembiayaan, serta menangkap peluang usaha yang berkembang di daerah.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran bank pembangunan daerah dalam menggerakkan perekonomian lokal.
“Semoga Bankaltimtara semakin sehat, kuat, dan tumbuh bersama seluruh masyarakat Kaltim,” pesan Harum.

Bankaltimtara Luncurkan Budaya Kerja IMPACT

Sementara itu, Direktur Utama Bankaltimtara Romy Wijayanto mengatakan, peringatan HUT ke-61 mengusung tema Energi Baru, Terus Melaju sebagai semangat untuk memperkuat transformasi perusahaan.
Dalam momentum tersebut, Bankaltimtara meluncurkan IMPACT sebagai budaya kerja sekaligus nilai utama perusahaan (core value) yang diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh insan bank.
Menurut Romy, penerapan IMPACT diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kolaborasi antarunit, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mendorong peningkatan kinerja perusahaan.
“Melalui implementasi budaya ini, seluruh insan Bankaltimtara didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kerja sama antarunit demi menjaga kepercayaan masyarakat serta meningkatkan kinerja bank,” ujarnya.
Selain peluncuran IMPACT, Bankaltimtara juga memperkenalkan situs web baru sebagai bagian dari penguatan layanan dan transformasi digital.
Perayaan HUT ke-61 tersebut turut diisi penyerahan santunan kepada panti asuhan oleh Gubernur Harum, Wagub Seno Aji, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Juhri, Direktur Utama, dan Komisaris Utama Bankaltimtara.
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Bayu Adi Hardiyanto, pejabat OJK Kaltimtara Misyar Bonowisanto, perwakilan Forkopimda Kaltim, serta jajaran komisaris dan direksi Bankaltimtara.
Memasuki usia ke-61, tantangan Bankaltimtara bukan sekadar tumbuh sebagai perusahaan, melainkan membuktikan bahwa bank daerah mampu bersaing, memberikan pelayanan cepat dan berkualitas, serta menjadi pilihan utama masyarakat di tengah kompetisi perbankan yang terus berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *