Subscribe

Gebrakan Baru Pemkot Samarinda, Rilis AMDK SAMAQUA Buat Genjot PAD dan Kemandirian Fiskal

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Samarinda resmi meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan merek SAMAQUA. Produk lokal besutan Perumda Tirta Kencana ini dihadirkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa kehadiran SAMAQUA menjadi jawaban atas gagasan strategis dalam mengoptimalkan potensi lokal. Selama ini, berbagai agenda pemerintahan masih bergantung pada produk air minum luar daerah, padahal Samarinda memiliki pasokan air berkualitas, SDM mumpuni, serta Perumda Tirta Kencana yang berpengalaman puluhan tahun.

Ia menyebut SAMAQUA bukan sekadar merek air kemasan, melainkan simbol kemampuan Samarinda dalam mengolah potensi daerah menjadi produk berkualitas tinggi, aman, dan menyehatkan. Langkah ini sekaligus menjadi strategi jangka panjang untuk menggeser fokus penerimaan dari sektor sumber daya alam menuju sektor perdagangan dan jasa.

Andi Harun menambahkan, kesehatan fiskal daerah dijaga lewat efisiensi belanja dan pembentukan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. Setiap botol yang dibeli masyarakat akan berkontribusi langsung pada pembangunan kota melalui dividen BUMD yang masuk ke PAD. Kendati demikian, ia mengingatkan agar orientasi keuntungan tidak sampai mengorbankan kualitas produk.

Dari sisi mutu, SAMAQUA mengantongi hasil uji laboratorium yang unggul, khususnya pada indikator derajat keasaman dan daya hantar listrik. Inovasi juga dihadirkan lewat kemasan botol mini 220 ml untuk menggantikan kemasan gelas plastik konvensional guna menekan risiko kerusakan saat distribusi, di samping ketersediaan varian botol 330 ml dan galon 19 liter.

Lini bisnis baru ini dipastikan tidak akan mengganggu distribusi air bersih harian warga. Unit bisnis SAMAQUA berdiri mandiri dengan manajemen terpisah serta mengantongi NIB khusus industri makanan dan minuman.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Perumda Tirta Kencana, Widyastuti Supartinah, memastikan seluruh legalitas mulai dari SNI, sertifikat halal, hingga izin edar BPOM telah terpenuhi. Penjualan kini resmi dibuka baik secara tunai maupun non-tunai, dengan target pasar mencakup perhotelan, instansi pemerintah, sektor ritel, hingga jangkauan ke kabupaten dan kota sekitar. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *