Subscribe

Gaskeun! Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Ibu Kota Baru Gak Asal Bangun, Ini Strateginya

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur ternyata bukan sekadar proyek “sat-set” tanpa arah. Otorita IKN (OIKN) baru saja menepis anggapan pembangunan yang terburu-buru dengan membeberkan detail perencanaan yang diklaim sangat terperinci, terukur, dan terkendali.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menegaskan bahwa setiap jengkal konstruksi di Sepaku (PPU) dan Kutai Kartanegara sudah melewati filter perencanaan yang sangat ketat.

Perencanaan Berlapis: Anti-Asal Bangun

Danis menjelaskan bahwa IKN dirancang dengan sistem “berlapis” untuk memastikan kualitas dan konsistensi visi pemerintah. Berikut adalah tahapan kendalinya:

  • Rencana Induk: Visi besar jangka panjang.
  • Peraturan Presiden (Perpres): Payung hukum yang kuat.
  • RDTR (Rencana Detail Tata Ruang): Plotting wilayah yang presisi.
  • Pengembangan Kawasan: Eksekusi lapangan dengan target yang diawasi ketat.

Kolaborasi “Avengers” Lintas Sektor

Pembangunan tahap awal memang digawangi oleh Kementerian PUPR, namun ke depannya Otorita IKN akan menggandeng lebih banyak pihak untuk menjaga kualitas.

“Kolaborasi ini melibatkan kementerian, kampus (perguruan tinggi), swasta nasional hingga asing, dan pastinya masyarakat lokal. Kita ingin standar kualitas dan waktu tetap on track,” ujar Danis, Kamis (14/5).

Progres “Tahap Krusial”: 115 Paket Konstruksi Berjalan Bersamaan!

Saat ini, IKN sedang berada di fase yang sangat menentukan. Sebanyak 115 paket konstruksi sedang digarap secara paralel di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Apa saja yang sedang dipercepat?

  1. Aksesibilitas: Jalan Tol pendukung untuk mobilitas cepat.
  2. Ketahanan Air: Bendungan untuk suplai air jangka panjang.
  3. Konektivitas: Jaringan energi, telekomunikasi, dan fiber optik.
  4. Kebutuhan Dasar: Sistem air minum yang terintegrasi.

Visi Kota Masa Depan (Smart & Green City)

Bukan sekadar pindah kantor pemerintahan, IKN diproyeksikan menjadi solusi ketimpangan antara Barat dan Timur Indonesia. Konsep yang diusung pun sangat dekat dengan tren global masa kini:

  • Green Building: Bangunan ramah lingkungan dan hemat energi.
  • Smart City: Pelayanan publik berbasis teknologi digital.
  • Sustainability: Keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas utama.

“IKN disiapkan dengan pendekatan kota masa depan. Selain mengurangi beban Jakarta, ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia,” tambah Danis. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *