Dari Wartawan untuk Wartawan, PWI Kaltim Solidaritas Lewat Kurban
SAMARINDA — Di tengah kesibukan ruang redaksi dan kerasnya ritme dunia jurnalistik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim memilih merawat satu hal yang sering terlupakan: kebersamaan.
Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu bukan sekadar untuk membagikan daging kurban, tetapi memperkuat ikatan antaranggota lintas generasi.
Kamis, 28 Mei 2026 pagi, suasana Kantor PWI Kaltim di Jalan Biola Kompleks Prevab Samarinda tampak lebih hangat dari biasanya. Sejumlah wartawan, pengurus hingga anggota senior berkumpul menyaksikan penyembelihan dua ekor sapi kurban.
Dari kegiatan itu, sekitar 150 paket daging kurban disiapkan untuk dibagikan kepada anggota aktif PWI Kaltim, para senior organisasi hingga keluarga wartawan yang telah meninggal dunia.
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin mengatakan pembagian daging sengaja tidak hanya difokuskan kepada anggota aktif, tetapi juga mereka yang pernah menjadi bagian perjalanan panjang organisasi tersebut.
“Program-program kami memang kami desain dapat dirasakan semua generasi yang saat ini masih bergabung dan menjaga silaturahmi di PWI Kaltim,” kata Rahman, sapaan akrabnya.
Satu ekor sapi berasal dari gotong royong tujuh anggota PWI Kaltim. Sedangkan satu sapi lainnya merupakan bantuan pribadi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Di PWI Kaltim, tradisi kurban bukan sekadar agenda tahunan. Ada nilai penghormatan yang dijaga di dalamnya.
Nama-nama wartawan senior yang dulu aktif di ruang liputan, sebagian kini telah pensiun, bahkan ada yang telah berpulang. Namun hubungan itu tidak diputus begitu saja.
Keluarga mereka tetap menjadi bagian dari rumah besar PWI.
Rahman menyebut organisasi yang dipimpinnya ingin memastikan bahwa solidaritas wartawan tidak berhenti hanya di ruang kerja atau kegiatan formal organisasi.
“Kita ingin PWI tetap menjadi rumah bersama. Ada perhatian untuk anggota aktif, senior dan keluarga wartawan yang sudah meninggal,” ujarnya.
Rahman yang juga Pemimpin Redaksi SKH Samarinda Pos itu menambahkan, penyembelihan hewan kurban di lingkungan PWI Kaltim telah menjadi tradisi rutin setiap Iduladha.
Ia juga mengungkapkan perhatian Rudy Mas’ud terhadap insan pers di Kaltim bukan baru kali ini terjadi.
Menurutnya, Rudy telah konsisten membantu hewan kurban untuk PWI Kaltim sejak 2024, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai gubernur.
“Pak Rudy Mas’ud sudah menyumbangkan sapi kepada PWI Kaltim sejak perayaan Iduladha 2024. Saat itu beliau masih anggota DPR RI dari dapil Kaltim,” tutup Rahman.
Di tengah dunia jurnalistik yang terus berubah cepat, PWI Kaltim mencoba menjaga satu nilai lama yang tetap relevan: rasa kekeluargaan.
Dan dari pembagian sederhana satu kilogram daging kurban itu, solidaritas antarwartawan kembali dirawat.