Cegah Karhutla Meluas Pemkab Kubar Perkuat Kolaborasi Tanggap Bencana Model Pentahelix
Kubar, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan dan pencegahan kebakaran hutan serta lahan. Strategi ini mengusung pendekatan pentahelix yang menggalang kerja sama erat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim gabungan yang terus bersiap di lapangan sepanjang musim kemarau. Kecepatan serta soliditas penanganan dinilai sangat krusial mengingat frekuensi titik api meningkat akibat cuaca kering yang ekstrem.
Dalam pengarahannya, Bupati menginstruksikan BPBD Kutai Barat untuk mengintensifkan patroli rutin sekaligus menetapkan status kedaruratan yang fleksibel sesuai eskalasi di lapangan. Sementara itu, jajaran TNI dan Polri disiagakan untuk penanganan cepat sekaligus penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran liar.
Peran aktif dunia usaha di sekitar wilayah operasional perkebunan dan pertambangan juga terus didorong untuk menyiagakan sarana pemadam internal. Di tingkat tapak, Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) diposisikan sebagai garda terdepan untuk melakukan deteksi serta pemadaman dini sebelum api membesar.
Pemkab Kubar menegaskan bahwa mitigasi karhutla tidak bisa dibebankan pada satu instansi semata. Kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak buruk karhutla di kawasan Kutai Barat. (ant/one)