Subscribe

Bulog Serap Gabah Rp6.500 per Kg, Petani Penajam Paser Utara Makin Bergairah Garap Sawah di Musim Kemarau

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Kebijakan Perum Bulog menyerap gabah kering panen (GKP) dengan harga patokan Rp6.500 per kilogram sukses membakar semangat para petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kebijakan ini tidak hanya memberikan kepastian harga, tetapi juga terbukti mendongkrak geliat ekonomi sektor pertanian daerah setempat.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, menyampaikan bahwa kepastian harga dari Bulog turut memicu persaingan positif di pasar. Kehadiran harga patokan tersebut membuat para tengkulak ikut membeli GKP milik petani di atas harga Bulog, yang secara langsung meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani.

Saat ini, para petani di Penajam Paser Utara mulai memasuki masa panen periode tanam kedua (April–September 2026), meskipun harus menghadapi tantangan musim kemarau.

Dari total realisasi tanam padi seluas 6.500 hektare pada masa tanam kedua ini, sekitar 700 hektare di antaranya sudah mulai dipanen. Pemerintah Kabupaten PPU memperkirakan puncak panen akan berlangsung pada akhir Agustus hingga awal September 2026, dengan potensi produksi mencapai 22.000 ton GKP.

Guna menampung hasil panen yang melimpah tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU telah berkoordinasi secara intensif dengan Bulog agar seluruh gabah petani dapat terserap optimal.

Sebagai catatan, pada musim tanam pertama (Oktober 2025–Maret 2026) lalu, realisasi tanam padi di PPU mencatatkan luas 7.118 hektare dengan total produksi mencapai 24.500 ton GKP. Dari jumlah tersebut, Bulog berhasil menyerap sekitar 9.000 ton GKP langsung dari tangan petani. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *