Kepung Kabut Asap di IKN, Pemkab Penajam Paser Utara Liburkan Sekolah dan Alihkan ke PJJ
Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengambil langkah cepat untuk melindungi kesehatan para siswa dari paparan kabut asap yang kian pekat. Pemkab PPU resmi memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh dari rumah bagi seluruh jenjang pendidikan di Kecamatan Sepaku.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Durajat mengonfirmasi bahwa kebijakan PJJ bagi sekolah di kawasan Ibu Kota Nusantara ini telah berlangsung selama sepekan dan dipastikan bakal diperpanjang. Langkah preventif ini diambil mengingat paparan kabut asap yang bersumber dari karhutla lokal maupun asap kiriman luar daerah makin mengkhawatirkan.
Tak hanya Sepaku, ancaman serupa kini mengintai Kecamatan Babulu setelah hasil pengukuran kualitas udara di wilayah tersebut mulai menunjukkan kategori tidak sehat. Pemerintah daerah saat ini tengah mempertimbangkan untuk merespons kondisi tersebut dengan memberlakukan skema PJJ serupa dalam waktu dekat.
Dalam penerapan skema ini, para siswa diwajibkan mengikuti proses belajar dari rumah secara daring, sementara para guru dan tenaga pendidik tetap beraktivitas dari sekolah. Adapun untuk wilayah Kecamatan Penajam dan Waru yang kualitas udaranya masih berada pada kategori sedang dan baik, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah dengan pembatasan aktivitas luar ruangan serta kewajiban memakai masker.
Kebijakan terukur ini menjadi perhatian serius pemda setempat mengingat ada sekitar 500 lembaga pendidikan di bawah naungan Pemkab PPU, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga PKBM. Pemantauan kualitas udara secara berkala terus dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya demi menjamin keselamatan ribuan peserta didik. (ant/one)